Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Siaran Langsung Leg 2 Playoff 16 Besar Liga Champions 2025-2026, Live Streaming di Sini!
Advertisement . Scroll to see content

Kenan Yildiz Ngamuk ke Luciano Spalletti usai Juventus Kalah dari Como? Begini Fakta Sebenarnya

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:30:00 WIB
Kenan Yildiz Ngamuk ke Luciano Spalletti usai Juventus Kalah dari Como? Begini Fakta Sebenarnya
Kenan Yildiz (kanan) menunjukkan kekesalannya kepada Pelatih Juventus Luciano Spalletti saat diganti saat lawan Como, Sabtu (21/2/2026) malam EIB. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

TURIN, iNews.id – Isu konflik Luciano Spalletti dengan Kenan Yildiz mencuat usai Juventus kembali menelan hasil buruk, namun laporan terbaru menyebut kabar tersebut tidak benar.

Media Turki melaporkan terjadi ketegangan antara pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dengan bintang muda Kenan Yildiz. Kabar itu menyebut sang pemain meluapkan kemarahan setelah ditarik keluar dalam pertandingan terakhir.

Juventus memang sedang dalam periode negatif. Klub berjuluk Bianconeri itu mencatat empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. 

Penurunan performa tersebut beriringan dengan kondisi fisik Yildiz yang belum sepenuhnya pulih. Pemain berusia 20 tahun itu sempat diganti saat jeda dalam kemenangan 4-1 di markas Parma. 

Setelah itu dia absen ketika Juventus kalah di Coppa Italia dari Atalanta. Dia kemudian kembali bermain, tetapi performanya belum maksimal.

Momen Pergantian yang Picu Spekulasi

Dalam laga melawan Como, Yildiz masuk sebagai starter. Namun kontribusinya terbatas dan Juventus kalah 0-2 dari tim asuhan Cesc Fabregas.

Pada menit ke-83, saat peluang membalikkan keadaan menipis, Spalletti mengganti Yildiz dengan Vasilije Adzic. Keduanya terlihat saling berbicara singkat di pinggir lapangan. Gestur tersebut memicu spekulasi.

Spalletti kemudian meredam isu tersebut. Dia menilai reaksi Yildiz muncul karena hasrat besar untuk tetap membantu tim, meski sedang mengalami masalah pada betisnya.

Media Turki, Fanatik, lalu mengklaim Yildiz menunjukkan kemarahan atas keputusan pelatih. Laporan itu cepat menyebar dan memunculkan narasi konflik internal di ruang ganti Juventus.

Namun surat kabar Italia, Tuttosport, menyebut laporan tersebut masuk kategori berita palsu alias Hoaks. Tidak ada pertengkaran antara Spalletti dan Yildiz. Hubungan keduanya disebut terjalin sangat baik dalam waktu singkat.

Spalletti bahkan menegaskan dia menyayangi Yildiz seperti anak sendiri. Media berbasis di Turin itu juga menilai isu tersebut sengaja digulirkan untuk mengguncang konsentrasi Juventus menjelang leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026 melawan Galatasaray.

Pada leg pertama, wakil Istanbul tersebut menang 5-2. Juventus kini menghadapi tugas berat di Allianz Stadium dan wajib mengejar defisit tiga gol untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.

Situasi ini membuat isu internal menjadi sorotan. Meski begitu, klarifikasi dari media Italia mempertegas tidak ada konflik antara pelatih dan pemain. Fokus Juventus kini tertuju pada laga penentuan di kompetisi Eropa.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut