Kenan Yildiz Ngamuk ke Luciano Spalletti usai Juventus Kalah dari Como? Begini Fakta Sebenarnya
TURIN, iNews.id – Isu konflik Luciano Spalletti dengan Kenan Yildiz mencuat usai Juventus kembali menelan hasil buruk, namun laporan terbaru menyebut kabar tersebut tidak benar.
Media Turki melaporkan terjadi ketegangan antara pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dengan bintang muda Kenan Yildiz. Kabar itu menyebut sang pemain meluapkan kemarahan setelah ditarik keluar dalam pertandingan terakhir.
Juventus memang sedang dalam periode negatif. Klub berjuluk Bianconeri itu mencatat empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.
Penurunan performa tersebut beriringan dengan kondisi fisik Yildiz yang belum sepenuhnya pulih. Pemain berusia 20 tahun itu sempat diganti saat jeda dalam kemenangan 4-1 di markas Parma.
Juventus Dipermalukan Como 0-2 di Turin, Krisis Makin Nyata
Setelah itu dia absen ketika Juventus kalah di Coppa Italia dari Atalanta. Dia kemudian kembali bermain, tetapi performanya belum maksimal.
Bintang AS Roma Blak-blakan Bantah Sepakat dengan Juventus
Dalam laga melawan Como, Yildiz masuk sebagai starter. Namun kontribusinya terbatas dan Juventus kalah 0-2 dari tim asuhan Cesc Fabregas.
Pada menit ke-83, saat peluang membalikkan keadaan menipis, Spalletti mengganti Yildiz dengan Vasilije Adzic. Keduanya terlihat saling berbicara singkat di pinggir lapangan. Gestur tersebut memicu spekulasi.
Inter Milan Terdepan Bidik Defender Udinese, Juventus dan Roma Siap-Siap Gigit Jari
Spalletti kemudian meredam isu tersebut. Dia menilai reaksi Yildiz muncul karena hasrat besar untuk tetap membantu tim, meski sedang mengalami masalah pada betisnya.
Media Turki, Fanatik, lalu mengklaim Yildiz menunjukkan kemarahan atas keputusan pelatih. Laporan itu cepat menyebar dan memunculkan narasi konflik internal di ruang ganti Juventus.
Daftar 6 Pemain Masuk Daftar Coret Juventus, Spalletti Siapkan Perombakan
Namun surat kabar Italia, Tuttosport, menyebut laporan tersebut masuk kategori berita palsu alias Hoaks. Tidak ada pertengkaran antara Spalletti dan Yildiz. Hubungan keduanya disebut terjalin sangat baik dalam waktu singkat.
Spalletti bahkan menegaskan dia menyayangi Yildiz seperti anak sendiri. Media berbasis di Turin itu juga menilai isu tersebut sengaja digulirkan untuk mengguncang konsentrasi Juventus menjelang leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026 melawan Galatasaray.
Pada leg pertama, wakil Istanbul tersebut menang 5-2. Juventus kini menghadapi tugas berat di Allianz Stadium dan wajib mengejar defisit tiga gol untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.
Situasi ini membuat isu internal menjadi sorotan. Meski begitu, klarifikasi dari media Italia mempertegas tidak ada konflik antara pelatih dan pemain. Fokus Juventus kini tertuju pada laga penentuan di kompetisi Eropa.
Editor: Abdul Haris