Kembali Kalah, Luis Milla: Ini Sebuah Proses
CIKARANG, iNews.id- Tim nasional Indonesia harus mengakui keunggulan timnas Suriah U-23 dengan skor 0-1, di Stadion Wibawa Mukti, Sabtu (18/11/2017) malam. Namun, Pelatih timnas Luis Milla tak mau meratapinya dan menganggap ini sebuah pembelajaran.
Tampil menekan di depan 3.400 pendukungnya, skuad Garuda justru kebobolan lewat gol Mouhamed Anez pada penghujung pertandingan. Ini merupakan kali kedua Indonesia takluk dari tim yang sama, setelah sebelumnya timnas U-23 kalah 2-3, Kamis (16/11/2017).
"Saya ucapkan selamat pada Suriah. Ini merupakan sebuah proses pembelajaran, kami harus sabar. Jika kami punya lawan yang kuat seperti mereka, kami bisa belajar banyak," papar Milla.
Menurutnya, kekalahan ini karena lawan lebih memiliki kekompakan dibanding timnas, yang sampai saat ini masih bongkar pasang pemain. "Suriah tim yang bagus. Mereka lebih punya harmoni yang baik dan solid," tambahnya.
Hasil minor tersebut semakin membuat pelatih berkebangsaan Spanyol itu mengerti akan kelemahan yang dimiliki oleh anak asuhnya "Kekurangan kami adalah kurangnya koordinasi antar pemain," sambungnya
"Wajar adanya, karena saya menggabungkan beberapa pemain U-23 dan senior untuk mencari skuad terbaik Asian Games," pungkas pelatih berusia 51 tahun itu.
Tim racikan Milla akan kembali diuji pada pertandingan persahabatan ketiga melawan Guyana, Sabtu (25/11/2017). Tak ayal, mantan pembesut Real Zaragoza itu harus cepat menemukan susunan tim terbaik sebelum Asian Games 2018 mendatang.
Editor: Masirom Masirom