Jose Mourinho Tinggalkan Fenerbahce dengan Tagihan Hotel Rp14,3 Miliar, Hidup Seperti Raja di Istanbul!
ISTANBUL, iNews.id – Mantan pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho, kembali mencuri perhatian publik setelah kabar mencuat bahwa dia hengkang dari klub dengan meninggalkan tagihan hotel senilai 36,5 juta lira Turki (sekitar Rp14,3 miliar). Selama lebih dari setahun, pelatih asal Portugal itu tinggal di Hotel Four Seasons Istanbul, salah satu hotel paling mewah di Turki.
Menurut laporan Yenicag Gazetesi, Mourinho menetap di hotel tersebut selama 15 dari 16 bulan masa kepelatihannya bersama Fenerbahce. Biaya penginapan fantastis itu dikabarkan ditanggung langsung oleh klub asal Istanbul tersebut.
Total biaya yang dikeluarkan mencapai 36,5 juta lira Turki atau setara Rp14,3 miliar, jumlah yang dinilai tidak masuk akal oleh para penggemar klub.
Hotel Four Seasons yang berlokasi di tepi Selat Bosphorus itu dikenal menawarkan fasilitas supermewah, mulai dari kamar bernuansa klasik Eropa, teras pribadi menghadap laut, hingga kamar mandi marmer bernilai tinggi. Tak heran, tarif per malamnya mencapai ribuan poundsterling.
Jose Mourinho Disambut Meriah Fans Benfica, Siap Comeback ke Portugal
Namun, gaya hidup mewah Mourinho di Fenerbahce berakhir pahit. Klub memecatnya pada Agustus 2025 setelah gagal membawa tim melaju ke babak utama Liga Champions Eropa, usai tersingkir di babak playoff oleh Benfica, yang kini justru menjadi tim asuhannya.
Kendati dipecat lebih awal, Mourinho tetap menerima pampasan kontrak sebesar £13 juta (sekitar Rp284,9 miliar) karena kontraknya seharusnya berlangsung hingga 2026. Keputusan itu memicu kemarahan suporter yang menilai manajemen klub terlalu memanjakan pelatih berusia 62 tahun tersebut.
Hasil Playoff Liga Champions: Pasukan Mourinho Mati Kutu Lawan 10 Orang
Banyak fans meluapkan kekecewaan di media sosial, menuding Fenerbahce boros dan salah kelola.
Jose Mourinho Sebut Satu Klub Paling Spesial di Hatinya, Bukan Inter Milan atau Real Madrid
“Bagaimana bisa pelatih dengan hasil buruk hidup seperti raja dan tetap digaji besar?” tulis salah satu pendukung di forum penggemar Fenerbahce.
Menariknya, ini bukan kali pertama Mourinho memilih tinggal di hotel selama menangani klub besar. Saat melatih Manchester United (2016–2018), dia juga menetap di Hotel Lowry, Manchester, dengan total biaya yang disebut mencapai lebih dari £500.000 (sekitar Rp10,9 miliar).
Dilema Dusan Vlahovic: Gaji Tinggi di Juventus, Godaan Mourinho, dan Rayuan AC Milan
Meski begitu, laporan terbaru dari Turki ini dianggap jauh lebih ekstrem. Banyak pihak menyebut kasus di Fenerbahce sebagai “bentuk kemewahan berlebihan” yang tidak sebanding dengan hasil di lapangan.
Hingga kini, baik Mourinho maupun pihak Fenerbahce belum memberikan klarifikasi resmi terkait siapa yang akhirnya membayar tagihan hotel tersebut. Kondisi ini memunculkan spekulasi liar di kalangan publik Turki bahwa klub mungkin terpaksa menanggung seluruh biayanya.
Editor: Abdul Haris