Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Terpinggirkan di Era Kluivert, Elkan Baggott Kini Jadi Andalan John Herdman
Advertisement . Scroll to see content

John Herdman Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia Diminta Waspada

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:36:00 WIB
John Herdman Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia Diminta Waspada
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Foto: IG @timnasindonesia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Timnas Indonesia diminta waspada terhadap kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang semifinal FIFA Series 2026. Pelatih John Herdman mengaku sudah mengantongi analisis terbaru terkait calon lawan tersebut.

Pertandingan semifinal akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat (27/3/2026). Laga ini menjadi penentu langkah Skuad Garuda menuju partai puncak.

Herdman bukan sosok asing saat menghadapi Saint Kitts and Nevis. Dia pernah melawan tim tersebut saat masih menangani Timnas Kanada di ajang CONCACAF Nations League musim 2018-2019.

Dia mengingat pengalaman tersebut tidak mudah. “Saya pernah bermain melawan Saint Kitts dan Nevis pada 2019. Itu pertandingan sulit, sangat sulit. Kami hanya menang tipis 1-0,” ujarnya kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (24/3/2026).


Analisis Kekuatan Lawan

Herdman menilai karakter permainan Saint Kitts and Nevis masih serupa seperti pertemuan sebelumnya. Namun, dia menyoroti perubahan di kursi pelatih yang kini ditangani Marcelo Serrano.

Menurut dia, kehadiran pelatih baru membuat pendekatan permainan lawan sulit diprediksi. “Mereka masih memiliki pemain dengan karakter serupa, tetapi pelatihnya berbeda. Jadi kami belum tahu apa yang akan mereka tampilkan,” ucapnya.

Hasil analisis tim pelatih menunjukkan Saint Kitts and Nevis mengandalkan kekuatan fisik dan kecepatan. Pola permainan langsung atau direct menjadi ciri utama mereka.

Herdman menegaskan ancaman terbesar datang dari skema transisi cepat. “Analisis kami menunjukkan mereka kuat dalam transisi, punya kecepatan, dan bermain sangat langsung. Kami harus siap menghadapi serangan balik,” katanya.

Dia memastikan para pemain Timnas Indonesia sudah dipersiapkan untuk meredam pola tersebut. Fokus utama diarahkan pada antisipasi kehilangan bola dan pergerakan cepat lawan.


Fokus ke Identitas Tim

Meski mewaspadai lawan, Herdman menekankan pentingnya menjaga identitas permainan Timnas Indonesia. Dia ingin anak asuhnya tetap bermain sesuai rencana utama tim.

Menurut dia, pendekatan ini penting mengingat perubahan yang mungkin dibawa pelatih baru Saint Kitts and Nevis. Tim tidak boleh hanya terpaku pada kekuatan lawan.

“Dengan pelatih baru, kami harus lebih fokus pada diri sendiri, membangun identitas tim yang baru. Itu fokus utama kami, sambil tetap memperhatikan transisi mereka,” ujarnya.

Di semifinal lainnya, Timnas Bulgaria akan menghadapi Kepulauan Solomon. Dua pemenang dari laga semifinal akan bertemu di final yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (30/3/2026).

Laga ini menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kesiapan menghadapi tim dengan karakter fisik dan kecepatan tinggi di level internasional.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut