Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemain Ini Tolak Mentah-Mentah Liverpool, Alasannya Tak Banyak yang Tahu
Advertisement . Scroll to see content

Jersey Liverpool 2026/2027 Bocor! Desain Retro Dipuji, Kostum Ketiga Disorot

Selasa, 03 Februari 2026 - 17:18:00 WIB
Jersey Liverpool 2026/2027 Bocor! Desain Retro Dipuji, Kostum Ketiga Disorot
Bocoran jersey Liverpool 2026/2027 memicu pro-kontra, dengan desain retro kandang dan tandang dipuji, sementara kostum ketiga menuai kritik. (Foto: X/@FumlerRawk)
Advertisement . Scroll to see content

LIVERPOOL, iNews.id – Bocoran tiga jersey Liverpool untuk musim 2026/2027 langsung memicu reaksi keras publik. Ada perdebatan sengit antara nostalgia desain klasik dan kontroversi tampilan modern.

Reaksi awal terhadap bocoran jersey tersebut terbilang beragam. Adidas sebelumnya meraih sukses besar lewat jersey kandang retro musim ini, yang mencatat penjualan hari pertama tertinggi sepanjang sejarah klub dan lonjakan penjualan lebih dari 700 persen dibanding musim lalu.

Keberhasilan tersebut membuat ekspektasi suporter melonjak. Jersey kandang, tandang, hingga ketiga Liverpool musim ini juga mencatat performa komersial kuat, menegaskan status The Reds sebagai salah satu klub paling bernilai secara global, diperkuat kerja sama komersial dengan merek besar seperti Google Pixel dan Tommy Hilfiger.

Jika bocoran desain ini akurat, Liverpool asuhan Arne Slot kembali menghidupkan memori lama. Jersey kandang disebut terinspirasi era Fernando Torres, sejalan dengan gaya bermain Hugo Ekitike yang kerap dibandingkan dengan penyerang asal Spanyol tersebut.

Jersey tandang berwarna putih menampilkan logo klub bergaya 1892, sementara kostum ketiga berwarna hijau laut merujuk musim 1991. Pendekatan ini mempertegas arah Adidas yang kembali mengedepankan warisan sejarah klub.

Nostalgia Kuat, Kostum Ketiga Dipertanyakan

Jersey kandang musim depan diprediksi mendapat sambutan hangat, terutama dari suporter lama. Adidas disebut memberi penghormatan pada jersey legendaris Candy musim 1989 dengan motif khas. Musim tersebut membawa Liverpool juara liga di bawah Kenny Dalglish, meski juga dikenang sebagai periode kelam akibat Tragedi Hillsborough.

Sementara itu, jersey tandang mengambil inspirasi dari desain putih Crown Paints tahun 1986. Pada musim itu, Dalglish mencatat sejarah sebagai satu-satunya pemain-manajer yang menjuarai liga, sekaligus mengawinkannya dengan trofi Piala FA. Ian Rush juga mencetak 33 gol di semua kompetisi pada musim tersebut.

Berbeda dengan dua jersey lain, kostum ketiga justru menyimpang dari tradisi. Desain merah-hitam berpola blok dinilai terlalu ramai. Penggunaan celana hitam juga menuai perhatian, mengingat warna tersebut identik dengan rival abadi Manchester United.

Reaksi suporter di media sosial pun terbelah. Seorang pengguna X menulis, “Sedikit kecewa dibanding bocoran sebelumnya. Pola kotak di jersey ketiga seharusnya dipertahankan.”

Pengguna lain menambahkan, “Jersey ketiga terlihat buruk. Jersey kandang bagus, satu-satunya yang mendekati kualitas musim ini.”

Komentar lain berbunyi, “Ini luar biasa, saya tidak suka jersey ketiga, tapi kandang dan tandang, ambil uang saya.”

Ada juga pendapat berbeda, “Jersey kandang ini sepanjang masa, tinggal butuh logo trefoil.”

Namun, seorang pengguna menutup dengan nada kritis, “Suka jersey ketiga, tapi sulit membayangkan kapan dipakai. Tidak suka jersey kandang, membawa kembali kenangan buruk.”

Meski menuai pro dan kontra, bocoran ini belum tentu merepresentasikan versi final. Dalam banyak kasus, desain akhir kerap mengalami penyesuaian sebelum resmi dirilis ke publik.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut