Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Innalillahi, Suporter Timnas Indonesia Meninggal Dunia saat Nonton Laga Vs Lebanon
Advertisement . Scroll to see content

Jay Idzes Blak-blakan Sebut Perbedaan Mencolok Strategi Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong

Selasa, 09 September 2025 - 06:17:00 WIB
Jay Idzes Blak-blakan Sebut Perbedaan Mencolok Strategi Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes memberikan bocoran soal perbedaan strategi antara pelatih baru Patrick Kluivert dan mantan pelatih Shin Tae-yong (Foto: Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes memberikan bocoran soal perbedaan strategi antara pelatih baru Patrick Kluivert dan mantan pelatih Shin Tae-yong usai gagal meraih kemenangan atas Lebanon di laga FIFA Matchday, . Menurut Idzes, perubahan sistem permainan terasa sangat signifikan, terutama di lini pertahanan.

Jika di era Shin Tae-yong Timnas lebih sering memakai skema tiga bek sejajar dengan libero, maka saat melawan Lebanon dan sebelumnya melawan Taiwan, Indonesia tampil dengan empat bek sejajar – formasi yang cukup jarang digunakan sebelumnya.

"Saya rasa kami punya banyak kualitas di tim ini sehingga kami bisa bermain dengan banyak sistem," kata Jay Idzes usai pertandingan pada Senin malam (8/9/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Adaptasi Taktik Era Baru: Banyak Pemain Bagus, Banyak Opsi Strategi

Menurut pemain belakang klub Serie A Italia, Sassuolo itu keberadaan banyak pemain bertalenta membuat pelatih punya lebih banyak pilihan formasi. Meski adaptasi terhadap sistem baru masih berlangsung, Jay melihat bahwa potensi Timnas Indonesia makin besar ke depannya.

"Saya pikir kami punya banyak pemain berkualitas di tim ini. Bagi pelatih dan staf, sulit untuk memilih karena kami punya banyak pemain bagus. Kami punya banyak pemain yang mungkin bermain di posisi yang sama, dan itu suatu hal yang bagus," jelas Jay.

Timnas Indonesia Dominan, Tapi Gagal Cetak Gol

Dalam pertandingan melawan Lebanon, Timnas Indonesia sebenarnya tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun, semua kesempatan gagal dikonversi menjadi gol, membuat laga berakhir imbang 0-0 di hadapan ribuan suporter yang memadati Stadion GBT.

Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Patrick Kluivert, yang tengah membangun era baru sepak bola Indonesia dengan pendekatan taktik yang berbeda dari pendahulunya.

Meski belum sempurna, transisi sistem ini menunjukkan bahwa Timnas memiliki kedalaman skuad yang layak untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut