Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Pemain Timnas Indonesia Lolos Kompetisi Eropa Musim Depan: 2 Liga Champions
Advertisement . Scroll to see content

Heroik! Maarten Paes Bantu Ajax Lolos ke UEFA Conference League lewat Drama Adu Penalti

Senin, 25 Mei 2026 - 12:09:00 WIB
Heroik! Maarten Paes Bantu Ajax Lolos ke UEFA Conference League lewat Drama Adu Penalti
Kiper Ajax Amsterdam, Maarten Paes. (Foto: IG @maartenpaes)
Advertisement . Scroll to see content

AMSTERDAM, iNews.idMaarten Paes tampil heroik saat membawa Ajax Amsterdam memastikan tiket UEFA Conference League 2026-2027. Kiper Timnas Indonesia itu menjadi penentu kemenangan Ajax usai menggagalkan dua penalti FC Utrecht dalam drama adu penalti final play-off Eredivisie.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kras, Volendam, Belanda, Minggu (24/5/2026), berjalan sengit sejak menit awal. Ajax dan Utrecht bermain imbang hingga babak tambahan waktu sebelum pertandingan ditentukan lewat adu penalti.

Sejak awal laga, Paes langsung menunjukkan kualitasnya di bawah mistar gawang Ajax. Dia sukses menggagalkan sundulan Sieber Horemans dan mengamankan sepakan mendatar Souffian El Karouani pada menit ketujuh.

Ajax kemudian mulai keluar dari tekanan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, percobaan Steven Berghuis dan Aaron Bouwman masih mampu diantisipasi penjaga gawang Utrecht, Vasilis Barkas.

Pada babak kedua, Ajax tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Sayangnya, peluang dari Bouwman dan Jorthy Mokio belum membuahkan hasil karena bola membentur mistar gawang.

Skor tanpa gol bertahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu untuk menentukan pemenang final play-off tersebut.


Maarten Paes Jadi Penyelamat Ajax

Ajax akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-96. Davy Klaassen sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk membawa Ajax unggul 1-0.

Namun, Utrecht berhasil menyamakan kedudukan pada babak tambahan kedua. Tendangan keras Gjivai Zechiel gagal dibendung Paes sehingga skor berubah menjadi 1-1 hingga menit ke-120.

Drama sempat terjadi sebelum adu penalti dimulai. Klaassen melayangkan protes kepada wasit Allard Lindhout karena eksekusi penalti dilakukan di depan tribun pendukung Utrecht.

“Ini tidak mungkin benar, kan? Serius, ini tidak adil. Kita bukan amatir, kan?” ujar Klaassen dikutip dari Voetbal Primeur, Senin (25/5/2026).

Pada momen penentuan, Paes kembali menunjukkan kualitasnya sebagai tembok kokoh Ajax. Dia sukses menggagalkan penalti Sebastien Haller dan Souffiane El Karouani untuk memastikan kemenangan Ajax 4-3 di babak adu penalti.

Pelatih Ajax Amsterdam, Oscar Garcia, mengaku lega timnya berhasil mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan. Dia menilai Ajax pantas tampil di Eropa setelah perjuangan panjang sepanjang musim.

“Saya pikir kami memainkan dua pertandingan fantastis dan pantas bermain di Eropa musim depan,” kata Garcia.

“Saya lega. Kami ingin Ajax bermain di Eropa. Ini penting bagi klub, para pemain, dan pemain yang ingin direkrut klub,” lanjutnya.

Garcia juga membuka peluang bertahan bersama Ajax musim depan. Namun, dia menyerahkan keputusan akhir kepada manajemen klub.

“Tugas saya untuk musim ini sudah selesai. Saya tidak tahu kapan kami akan membicarakan musim depan. Apa pun keputusan klub, tidak masalah,” ujarnya.

Meski berhasil lolos ke UEFA Conference League, Garcia menilai Ajax masih membutuhkan banyak perubahan untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.

“Musim seperti ini tidak normal. Kami harus membalikkan keadaan. Banyak hal di klub perlu diubah, tidak hanya di dalam skuad tetapi juga di luar skuad,” pungkas Garcia.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut