Heboh! Presiden AFA Disebut Dicegat FBI di Bandara AS, Ini Fakta Sebenarnya
BUENOS AIRES, iNews.id – Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio "Chiqui" Tapia, menjadi sorotan. Muncul laporan yang menyebut dia sempat diperiksa agen FBI di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), New York, sesaat sebelum kembali ke Argentina.
Laporan yang pertama kali dimuat Infobae menyebut Tapia tengah bersiap terbang menuju Buenos Aires bersama sejumlah anggota delegasi Argentina usai Piala Dunia 2026. Saat hendak naik pesawat, dia dikabarkan dihampiri aparat penegak hukum Amerika Serikat.
Menurut laporan tersebut, Tapia diminta menyerahkan seluruh perangkat elektronik miliknya, termasuk telepon seluler. Sejumlah anggota delegasi Argentina juga disebut mengalami tindakan serupa dengan penyitaan ponsel dan komputer.
Akibat proses tersebut, penerbangan yang semula dijadwalkan lepas landas pukul 06.00 waktu setempat dilaporkan mengalami penundaan hingga sekitar pukul 08.15.
Keterlambatan itu berdampak pada jadwal kedatangan rombongan di Bandara Internasional Ezeiza, Buenos Aires. Ribuan suporter yang telah menunggu kedatangan tim nasional Argentina pun harus menanti lebih lama.
Federasi Sepak Bola Argentina segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk membantah seluruh laporan mengenai operasi FBI tersebut.
Dalam keterangannya, AFA menegaskan insiden yang diberitakan tidak pernah terjadi.
"Itu sama sekali tidak benar. Tidak ada satu pun insiden seperti yang diberitakan terjadi," tulis AFA dikutip dari The Sun.
Terlepas dari bantahan tersebut, laporan menyebut jaksa di Amerika Serikat sedang menyelidiki dugaan aliran dana sponsor AFA yang melewati sejumlah bank di Amerika. Penyidik ingin memastikan apakah transaksi tersebut mengarah pada dugaan pencucian uang maupun penipuan.
Fokus penyelidikan diarahkan pada aliran dana, pihak-pihak yang menerima pembayaran, serta kemungkinan adanya pelanggaran terhadap hukum Amerika Serikat.
Berdasarkan dokumen pengadilan yang dikutip laporan tersebut, Tapia dijadwalkan memberikan keterangan di Southern District Court of Florida. Dia juga diminta menyerahkan seluruh informasi yang dimiliki terkait perusahaan Tourprodenter, termasuk komunikasi dengan Pablo Toviggino, Diego Lucero, dan Javier Faroni.
Tourprodenter merupakan perusahaan yang berbasis di Florida dan dikelola Javier Faroni. Perusahaan tersebut menangani pembayaran yang berkaitan dengan sejumlah kerja sama komersial besar milik sepak bola Argentina.
Laporan juga menyebut Tourprodenter, bersama sejumlah pihak lain, masuk dalam penyelidikan mengenai struktur keuangan kontrak komersial internasional AFA. Catatan perbankan disebut memperlihatkan jutaan dolar Amerika Serikat mengalir melalui beberapa rekening di berbagai lembaga keuangan di AS sebelum dipindahkan ke rekening lain.
Selain transaksi bernilai besar, penyidik juga dikabarkan menelusuri pembayaran yang berkaitan dengan penerbangan pribadi, transportasi, bahan bakar, jasa konsultasi, hingga transfer dana ke sejumlah perusahaan yang aktivitas komersialnya belum banyak diketahui.
Hingga kini, proses penyelidikan terkait dugaan transaksi keuangan tersebut masih berlangsung. Otoritas Amerika Serikat masih berupaya memastikan apakah terdapat transaksi yang memenuhi unsur pelanggaran hukum di wilayah negaranya.
Editor: Reynaldi Hermawan