Hampir Sebulan Diam, Ini Motif Ruben Amorim Tak Bicara soal Pemecatan dari Man United
MANCHESTER, iNews.id – Ruben Amorim memilih bungkam soal pemecatannya dari Manchester United sejak Januari lalu, dan alasan di balik sikap tersebut kini terungkap. Pelatih asal Portugal itu sengaja menahan diri meski hampir sebulan berlalu sejak kepergiannya dari Old Trafford.
Manchester United memecat Amorim pada 5 Januari, sehari setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United. Keputusan itu langsung mengakhiri masa jabatannya yang singkat di klub raksasa Inggris tersebut.
Dalam konferensi pers pascalaga kontra Leeds, Amorim sempat melontarkan pernyataan bernada kritik ke jajaran internal klub. Dia menyebut datang ke Manchester United untuk menjadi “manajer, bukan pelatih”, kalimat yang disinyalir menyinggung struktur manajemen termasuk direktur olahraga Jason Wilcox.
Pasca pemecatan Amorim, Darren Fletcher sempat ditunjuk sebagai pelatih sementara. Manchester United kemudian menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim hingga akhir musim.
MU Bisa Rekrut 3 Pemain Bintang meski Bursa Transfer Tutup, Termasuk Sergio Ramos
Hingga hampir satu bulan berlalu, Amorim belum memberi pernyataan publik ataupun menyapa pendukung Manchester United. Situasi ini berbeda dengan beberapa pendahulunya. Louis van Gaal merilis pernyataan resmi saat dipecat pada 2016, sementara Ole Gunnar Solskjaer tampil dalam wawancara media klub pada 2021.
Namun, ada preseden lain di Old Trafford. Jose Mourinho juga menunggu sekitar satu bulan sebelum berbicara soal kepergiannya, saat dia menjadi pundit beIN Sports. Sikap Amorim kini dinilai berada di jalur serupa.
Daftar 3 Pemain yang Masih Bisa Direkrut MU meski Bursa Transfer Sudah Tutup
Laporan Daily Mail mengungkap alasan spesifik di balik keheningan Amorim. Mengutip sumber terpercaya di Portugal, pelatih berusia 40 tahun itu memilih menunggu hingga akhir musim sebelum membahas pemecatannya dari Manchester United.
MU Siapkan Langkah Senyap, Wonderkid Chelsea Bisa Mendarat di Old Trafford
Keputusan tersebut diambil demi menghindari gangguan terhadap upaya Manchester United mengejar tiket Liga Champions di bawah kendali Carrick. Amorim menilai komentar publik darinya berpotensi mengalihkan fokus tim.
Di bawah Carrick, Manchester United mencatatkan tiga kemenangan beruntun. Setan Merah menaklukkan Manchester City 2-0 di Old Trafford, lalu menang dramatis 3-2 atas Arsenal di laga tandang.
Resmi! Solskjaer Bekerja di Liverpool usai Ditolak Mentah-Mentah MU
Kemenangan terbaru diraih saat menjamu Fulham, Minggu lalu. Manchester United sempat unggul 2-0 sebelum kebobolan dua gol di akhir laga, lalu memastikan kemenangan lewat gol Benjamin Sesko pada menit ke-98.
Meski Amorim memilih diam, salah satu asistennya di Manchester United, Carlos Fernandes, sempat menyampaikan pesan perpisahan melalui Instagram.
“Terima kasih, Manchester United. Terima kasih kepada para pemain kelas dunia yang mendapat kehormatan untuk saya latih dan saya jadikan tempat belajar. Terima kasih kepada para staf yang menunjukkan dukungan sejati. Terima kasih kepada para penggemar yang selalu bersama kami," tulisnya.
Fernandes melanjutkan, “Pada akhirnya, bekerja di klub sepak bola sebesar ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga memperlihatkan karakter. Sebuah babak istimewa dalam hidup saya. Bangga pernah mengabdi sebagai Asisten Manajer Manchester United.”
Editor: Reynaldi Hermawan