Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gacor di Premier League, Bomber 19 Tahun Ini Jadi Rebutan Liverpool hingga Real Madrid
Advertisement . Scroll to see content

Guardiola Kirim Ancaman ke Arsenal usai Manchester City Hajar Liverpool

Senin, 09 Februari 2026 - 08:00:00 WIB
Guardiola Kirim Ancaman ke Arsenal usai Manchester City Hajar Liverpool
Pep Guardiola menegaskan Manchester City masih bisa mengejar Arsenal setelah menang dramatis 2-1 atas Liverpool dan memangkas jarak di puncak klasemen (Foto: Man City)
Advertisement . Scroll to see content

LIVERPOOL, iNews.idManchester City menolak menyerah dalam perburuan gelar Liga Inggris setelah kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool, Minggu (8/2/2026) malam. Kemenangan memangkas jarak dengan Arsenal menjadi enam poin di puncak klasemen.

Man City mencuri tiga poin di Anfield lewat dua gol telat Bernardo Silva dan Erling Haaland dalam enam menit terakhir pertandingan. Gol tersebut membalikkan keadaan setelah Dominik Szoboszlai membawa Liverpool unggul pada menit ke-74.

Kemenangan ini terasa spesial. Man City sukses mencatatkan kemenangan kandang dan tandang atas Liverpool dalam satu musim liga untuk pertama kalinya dalam 89 tahun, sekaligus menjaga asa juara tetap menyala.

Hasil di Anfield membuka peluang Man City memangkas jarak lebih jauh. Jika menang atas Fulham di Etihad Stadium pada Rabu, The Citizens akan mendekati Arsenal hingga selisih tiga poin, sementara tim asuhan Mikel Arteta baru bertanding melawan Brentford sehari berselang.

Guardiola Bicara Pengalaman dan Tekanan Perebutan Gelar

Pep Guardiola menilai persaingan gelar masih jauh dari kata selesai. Dia menegaskan tekanan di fase akhir musim bisa mengubah segalanya.

“Kami tertinggal enam poin. Oke, itu jarak besar, tetapi banyak hal bisa terjadi, jadi lebih baik memiliki tiga poin,” ujar Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu menyoroti padatnya agenda dan potensi masalah yang bisa muncul di sisa musim.

“Siapa tahu enam poin cukup atau tidak. Masih ada 13 pertandingan dan Piala FA akan datang, final Carabao Cup juga, Liga Champions kembali pada Maret dan cedera pasti terjadi,” ucap dia.

Guardiola juga mengingatkan Arsenal tidak hanya menghadapi lawan papan atas. Banyak tim masih berjuang untuk zona Eropa atau bertahan dari degradasi, kondisi yang membuat setiap laga menjadi rumit.

“Ada tim-tim lain yang bermain untuk target mereka sendiri. Bermain melawan tim yang berjuang dari degradasi selalu menjadi pertandingan yang sesungguhnya,” kata Guardiola.

Pengalaman menjadi senjata utama City. Guardiola menilai 13 pertandingan tersisa memberi ruang besar untuk perubahan.

“Dari pengalaman, 13 laga itu sangat panjang. Fase ini sangat, sangat sulit, tetapi yang terpenting adalah tetap berada di sana,” ujarnya.

Target City jelas. “Yang bisa kami lakukan hanya terus menekan Arsenal, berada di belakang mereka, dan mencoba memanfaatkan jika mereka terpeleset atau melakukan kesalahan,” tutur dia.

Guardiola juga menegaskan laga langsung kontra Arsenal akan menjadi kunci.

“Kami harus bermain melawan mereka di kandang, jadi tentu saja kami harus mengalahkan mereka,” katanya.

Drama belum berhenti di Anfield. City sempat mengira unggul 3-1 setelah Rayan Cherki mencetak gol dari dalam area pertahanan sendiri. Namun gol dianulir akibat duel antara Haaland dan Szoboszlai sebelum bola masuk ke gawang.

Setelah tinjauan VAR, wasit Craig Pawson memberikan tendangan bebas untuk City dan kartu merah kepada Szoboszlai karena menggagalkan peluang emas, meski bola sempat bersarang di gawang.

Guardiola tidak sependapat dengan keputusan tersebut. “Akal sehat, bukan? Berapa banyak tarikan yang terjadi dalam pertandingan dan wasit membiarkannya. Beri saja golnya, lanjutkan permainan, dan biarkan Szobo tetap bermain,” pungkas Guardiola.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut