Guardiola Kirim Ancaman ke Arsenal usai Manchester City Hajar Liverpool
LIVERPOOL, iNews.id – Manchester City menolak menyerah dalam perburuan gelar Liga Inggris setelah kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool, Minggu (8/2/2026) malam. Kemenangan memangkas jarak dengan Arsenal menjadi enam poin di puncak klasemen.
Man City mencuri tiga poin di Anfield lewat dua gol telat Bernardo Silva dan Erling Haaland dalam enam menit terakhir pertandingan. Gol tersebut membalikkan keadaan setelah Dominik Szoboszlai membawa Liverpool unggul pada menit ke-74.
Kemenangan ini terasa spesial. Man City sukses mencatatkan kemenangan kandang dan tandang atas Liverpool dalam satu musim liga untuk pertama kalinya dalam 89 tahun, sekaligus menjaga asa juara tetap menyala.
Hasil di Anfield membuka peluang Man City memangkas jarak lebih jauh. Jika menang atas Fulham di Etihad Stadium pada Rabu, The Citizens akan mendekati Arsenal hingga selisih tiga poin, sementara tim asuhan Mikel Arteta baru bertanding melawan Brentford sehari berselang.
Pep Guardiola Bangga Man City ke Final Carabao Cup, Tantang Arsenal di Wembley
Pep Guardiola menilai persaingan gelar masih jauh dari kata selesai. Dia menegaskan tekanan di fase akhir musim bisa mengubah segalanya.
“Kami tertinggal enam poin. Oke, itu jarak besar, tetapi banyak hal bisa terjadi, jadi lebih baik memiliki tiga poin,” ujar Guardiola.
Pep Guardiola Buka-bukaan Kondisi Man City usai Dibantai Bodo/Glimt di Liga Champions
Pelatih asal Spanyol itu menyoroti padatnya agenda dan potensi masalah yang bisa muncul di sisa musim.
“Siapa tahu enam poin cukup atau tidak. Masih ada 13 pertandingan dan Piala FA akan datang, final Carabao Cup juga, Liga Champions kembali pada Maret dan cedera pasti terjadi,” ucap dia.
Pep Guardiola Terpesona dengan Satu Pemain Real Madrid: Levelnya di Atas Rata-Rata!
Guardiola juga mengingatkan Arsenal tidak hanya menghadapi lawan papan atas. Banyak tim masih berjuang untuk zona Eropa atau bertahan dari degradasi, kondisi yang membuat setiap laga menjadi rumit.
Pep Guardiola Sindir Xabi Alonso jelang Duel Real Madrid vs Man City
“Ada tim-tim lain yang bermain untuk target mereka sendiri. Bermain melawan tim yang berjuang dari degradasi selalu menjadi pertandingan yang sesungguhnya,” kata Guardiola.
Pengalaman menjadi senjata utama City. Guardiola menilai 13 pertandingan tersisa memberi ruang besar untuk perubahan.
“Dari pengalaman, 13 laga itu sangat panjang. Fase ini sangat, sangat sulit, tetapi yang terpenting adalah tetap berada di sana,” ujarnya.
Target City jelas. “Yang bisa kami lakukan hanya terus menekan Arsenal, berada di belakang mereka, dan mencoba memanfaatkan jika mereka terpeleset atau melakukan kesalahan,” tutur dia.
Guardiola juga menegaskan laga langsung kontra Arsenal akan menjadi kunci.
“Kami harus bermain melawan mereka di kandang, jadi tentu saja kami harus mengalahkan mereka,” katanya.
Drama belum berhenti di Anfield. City sempat mengira unggul 3-1 setelah Rayan Cherki mencetak gol dari dalam area pertahanan sendiri. Namun gol dianulir akibat duel antara Haaland dan Szoboszlai sebelum bola masuk ke gawang.
Setelah tinjauan VAR, wasit Craig Pawson memberikan tendangan bebas untuk City dan kartu merah kepada Szoboszlai karena menggagalkan peluang emas, meski bola sempat bersarang di gawang.
Guardiola tidak sependapat dengan keputusan tersebut. “Akal sehat, bukan? Berapa banyak tarikan yang terjadi dalam pertandingan dan wasit membiarkannya. Beri saja golnya, lanjutkan permainan, dan biarkan Szobo tetap bermain,” pungkas Guardiola.
Editor: Reynaldi Hermawan