Gaji Shin Tae-yong usai Resmi Jadi Pelatih Persija, Tertinggi di Asia Tenggara?
Nilai tersebut meningkat signifikan ketika Shin memperpanjang kontrak bersama federasi. Berdasarkan laporan media Vietnam, Lao Dong, gajinya mencapai 1,5 juta dolar AS per tahun.
Jika dikonversi dengan kurs rupiah saat ini, angka tersebut berada di kisaran Rp27 miliar per tahun atau sekitar Rp2,25 miliar per bulan. Nominal ini baru mencakup gaji pokok, belum termasuk fasilitas dan hak komersial lain.
Total biaya operasional diperkirakan melonjak hingga Rp35 sampai Rp40 miliar per musim. Komponen ini meliputi bonus prestasi, akomodasi kelas atas, tiket penerbangan internasional, serta pembiayaan staf pelatih pendamping.
Investasi besar ini menempatkan Persija Jakarta dalam sorotan. Klub kini memikul ekspektasi tinggi untuk meraih prestasi sepadan, sekaligus memaksimalkan efek komersial dari figur besar seperti Shin Tae-yong.
Bagi Persija, keputusan ini bukan sekadar pergantian pelatih, melainkan langkah strategis untuk mengangkat daya saing klub di level nasional dan regional.