Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Ngamuk Dipicu Ucapan Rasisme
Advertisement . Scroll to see content

Firman Utina Komentari Pelatih yang Ikutan Ribut di EPA U-20: Makanya Kursus Jangan Tidur!

Senin, 20 April 2026 - 11:39:00 WIB
Firman Utina Komentari Pelatih yang Ikutan Ribut di EPA U-20: Makanya Kursus Jangan Tidur!
Keributan di laga Bhayangkara U-20 vs Dewa United U-20 memicu reaksi keras dari Nova Arianto dan Firman Utina serta ancaman sanksi. (Foto: IG/dufc.development)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Laga EPA U-20 antara Bhayangkara U-20 dan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Minggu (19/4), berubah menjadi sorotan tajam setelah terjadi keributan di lapangan. Pertandingan yang dimenangkan Dewa United dengan skor 2-1 itu berakhir di luar dugaan karena insiden antarpemain.

Dewa United U-20 meraih kemenangan lewat gol Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis. Sementara Bhayangkara U-20 mencetak satu gol balasan melalui Aqilah Lissunah.

Namun hasil pertandingan tertutup oleh insiden keributan yang viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan bentrokan antarpemain dari kedua tim yang memanas di tengah lapangan.

Dalam rekaman lain, terlihat adanya sosok tanpa seragam pemain yang ikut melakukan pemukulan. Situasi semakin memanas ketika pemain cadangan terlibat dalam insiden fisik.

Salah satu video juga memperlihatkan pemain cadangan Dewa United yang mengenakan rompi terkena tendangan kungfu dari pemain Bhayangkara yang juga menggunakan rompi.

Netizen kemudian mengaitkan pemain yang melakukan aksi tersebut dengan Fadly Alberto, salah satu pemain Timnas Indonesia U-20. Selain itu, kiper Bhayangkara U-20, Ferdiansyah, juga disebut terlihat terlibat dalam keributan tersebut.

Respons Keras dari Legenda dan Pelatih Timnas

Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina, langsung memberikan reaksi keras terhadap insiden tersebut. Dia menyoroti sikap di lapangan yang dinilai sudah melampaui batas.

"Kamu tu pelatih, bukan preman, makanya kursus jangan tidur supaya belajar sama-sama. Ini bukan jaman lo main, nanti kita bakal ketemu ya coach," kata Firman di Instagram Story.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, juga angkat suara terkait insiden yang mencoreng laga EPA U-20 tersebut.

"Melihat yang terjadi di Pertandingan EPA U20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan dan pastinya apapun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk di contoh pemain lainnya," ujar Nova dalam unggahan di Instagram.

Nova menegaskan pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait penyebab keributan tersebut. Dia juga membuka kemungkinan adanya sanksi jika pemain Timnas U-20 terlibat.

"Saat ini Kami sedang mencoba mencari tau apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi dan seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain Timnas Usia Muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," tulis Nova.

Dia juga menekankan pentingnya sikap hormat di lapangan dan meminta semua pihak menjadikan insiden ini sebagai pelajaran penting.

"Selalu Respect dengan apapun yang berada di lapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Maju terus sepak bola Indonesia."

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut