Final Liga Champions Panas! PSG Latih Kiper Hadapi Akal Licik Arsenal
PARIS, iNews.id - Paris Saint-Germain (PSG) mulai menyiapkan latihan khusus untuk menghadapi kekuatan bola mati Arsenal jelang final Liga Champions 2025-2026. Tim asuhan Luis Enrique itu fokus mengantisipasi permainan keras dan duel fisik The Gunners yang kembali menjadi sorotan di Eropa.
Arsenal memastikan tiket final Liga Champions usai menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal. Di partai puncak, klub asal London itu akan menghadapi PSG di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei.
The Gunners datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi. Selain melaju ke final Eropa, skuad Mikel Arteta juga masih memimpin perburuan gelar Liga Inggris setelah menang 1-0 atas West Ham United akhir pekan lalu.
Namun, kemenangan Arsenal atas West Ham memicu perdebatan panas. Gol penyeimbang Callum Wilson dianulir VAR setelah Pablo dianggap melakukan pelanggaran terhadap kiper Arsenal David Raya.
Conte Ngamuk Napoli Dipermalukan Bologna, Tiket Liga Champions Belum Aman
Keputusan tersebut memancing perdebatan di media Inggris. Banyak pihak kembali menyoroti cara Arsenal bermain saat situasi bola mati, termasuk aksi menghalangi pergerakan penjaga gawang dan duel fisik di kotak penalti.
Sorotan terhadap permainan bola mati Arsenal kini menjadi perhatian serius PSG. Klub juara Ligue 1 itu disebut mulai menyiapkan metode latihan khusus untuk meredam ancaman The Gunners.
Allegri Murka Usai AC Milan Tumbang dari Atalanta, Terancam Gagal ke Liga Champions
Laporan RMC Sport menyebut PSG menggelar sesi latihan khusus bagi para penjaga gawang untuk menghadapi tekanan fisik saat duel bola mati. Kiper Matvey Safonov menjadi salah satu pemain yang mendapat porsi latihan tersebut.
“Dalam sesi latihan hari Selasa, para penjaga gawang PSG menjalani latihan untuk mengasah aspek yang diprediksi menjadi kunci saat menghadapi Arsenal, yaitu situasi bola mati bertahan,” tulis laporan RMC Sport.
Tiket Final Liga Champions Jadi Kado Ulang Tahun Luis Enrique
Safonov dan beberapa kiper cadangan disebut bergantian menangkap bola udara di dekat garis gawang sambil mendapat gangguan fisik dari rekan setim mereka. PSG mencoba mensimulasikan tekanan yang kemungkinan akan diberikan Arsenal di final nanti.
Langkah tersebut bukan tanpa alasan. Arsenal tercatat sudah mencetak 20 gol dari situasi sepak pojok dan tendangan bebas di semua kompetisi musim ini. Statistik itu menjadikan bola mati sebagai salah satu senjata paling mematikan milik tim asuhan Arteta.
Jadwal Arsenal vs PSG di Final Liga Champions! Kapan dan Di Mana Laga Digelar?
Luis Enrique diyakini bakal mempelajari seluruh pola permainan Arsenal secara detail sebelum final digelar. PSG tidak ingin lengah menghadapi ancaman bola mati yang beberapa kali menjadi pembeda kemenangan The Gunners musim ini.
Editor: Reynaldi Hermawan