FIFA Tegaskan Iran Tetap Main di AS pada Piala Dunia 2026
VANCOUVER, iNews.id – Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan Iran tetap main di Amerika Serikat (AS) pada Piala Dunia 2026 meski situasi geopolitik memanas.
Kepastian tersebut disampaikan langsung dalam Kongres FIFA di Vancouver, Kanada. Infantino menutup semua spekulasi soal kemungkinan perubahan lokasi pertandingan Iran. Dia menegaskan partisipasi Iran sudah final dan tidak akan berubah.
“Untuk memulai, saya ingin menegaskan bahwa tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat,” ujarnya, dikutip dari FOX News.
Keputusan ini memastikan seluruh laga fase grup Timnas Iran tetap digelar di wilayah AS. Sebelumnya sempat muncul usulan pemindahan pertandingan ke negara lain.
Ditolak Masuk Kanada, Delegasi Iran Batal Ikut Kongres FIFA jelang Piala Dunia 2026
Iran dijadwalkan memainkan tiga pertandingan fase grup di AS. Mereka akan menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir dalam fase grup.
Laga perdana akan berlangsung pada 15 Juni di Los Angeles. Pertandingan kedua juga digelar di kota yang sama sebelum ditutup di Seattle pada 26 Juni.
48 Negara Peserta Piala Dunia 2026 Diuntungkan! AS Ubah Aturan Pajak Setelah Tekanan FIFA
Keputusan ini tetap dipertahankan meski hubungan politik antara AS dan Iran sedang tegang. Kondisi tersebut menjadi latar besar menjelang turnamen.
Spekulasi sempat muncul terkait kemungkinan Iran tidak tampil atau memindahkan venue pertandingan. Namun FIFA menolak semua opsi tersebut dan tetap mempertahankan jadwal awal.
Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan Baru, Tutup Mulut Bisa Kena Kartu Merah
Situasi semakin kompleks setelah delegasi Iran mengalami kendala perjalanan. Otoritas Kanada menolak masuk sejumlah pejabat federasi sepak bola Iran menjelang Kongres FIFA.
FIFA mengakui adanya dinamika tersebut. Namun, mereka menegaskan urusan perbatasan merupakan kewenangan masing-masing negara tuan rumah.
FIFA Bikin Gebrakan di Piala Dunia 2026: Kartu Kuning Dihapus Usai Fase Grup!
Infantino juga menegaskan sepak bola tidak bisa menyelesaikan konflik politik, tetapi tetap harus berjalan sesuai jadwal.
Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan global. Turnamen ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga menjadi ujian besar di tengah tekanan geopolitik internasional.
Editor: Abdul Haris