Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cedera Ronaldo Lebih Parah dari Dugaan, Terapis Pribadi Turun Tangan Demi Piala Dunia
Advertisement . Scroll to see content

FIFA Sebut Piala Dunia 2026 Terlalu Besar, Tak Goyah meski Diganggu Konflik Timur Tengah!

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:50:00 WIB
FIFA Sebut Piala Dunia 2026 Terlalu Besar, Tak Goyah meski Diganggu Konflik Timur Tengah!
FIFA memastikan Piala Dunia 2026 tetap digelar sesuai jadwal meski konflik Timur Tengah mengancam keikutsertaan Iran. (Foto: FIFA)
Advertisement . Scroll to see content

DALLAS, iNews.id FIFA menegaskan Piala Dunia 2026 tetap digelar sesuai jadwal meski konflik Timur Tengah mengancam keikutsertaan Iran. FIFA Chief Operating Officer, Heimo Schirgi, menyebut turnamen ini “terlalu besar” untuk ditunda.

Schirgi menyampaikan hal tersebut di luar pembangunan International Broadcast Center di Kay Bailey Hutchison Convention Center, yang akan menjadi pusat liputan internasional Piala Dunia 2026.

Dia diminta komentarnya soal status Iran setelah serangan udara bersama Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi Iran.

“Pada suatu saat, kita akan menemukan solusi, dan Piala Dunia akan tetap berjalan, tentunya. Turnamen ini terlalu besar, dan kami berharap semua peserta yang lolos bisa ikut,” kata Schirgi, dikutip dari NBC 5 Dallas, Senin (10/3/2026).

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menegaskan organisasi terus memantau situasi di Timur Tengah menjelang turnamen yang digelar Juni mendatang. Schirgi menambahkan FIFA juga sudah berkomunikasi dengan federasi sepak bola Iran, meski tidak membeberkan detail pertemuan.

Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni hingga 19 Juli. Iran lolos melalui kualifikasi AFC dan ditempatkan di Grup G bersama New Zealand, Belgia, dan Mesir. Mereka dijadwalkan menghadapi New Zealand pada 15 Juni, Belgia 21 Juni di Los Angeles, dan Mesir 26 Juni di Seattle.

Namun, penggemar sepak bola Iran tidak bisa memasuki AS karena larangan perjalanan yang diberlakukan pemerintahan Trump sejak Juni lalu. Hal ini menimbulkan ketidakpastian kehadiran Iran di turnamen terbesar dalam sejarah FIFA.

Piala Dunia 2026 akan menampilkan 48 negara, menjadikannya turnamen dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah. Meski situasi geopolitik mengkhawatirkan, FIFA menegaskan semua persiapan tetap berjalan sesuai jadwal.

Schirgi menekankan fokus FIFA adalah memastikan turnamen dapat disaksikan oleh seluruh dunia dan tetap aman bagi peserta. Konflik Timur Tengah menjadi tantangan, tapi tidak menggoyahkan rencana besar penyelenggaraan event global ini.

FIFA terus memantau perkembangan dan menegaskan keikutsertaan semua negara yang lolos menjadi prioritas, termasuk Iran. Keputusan akhir terkait peserta yang terdampak konflik kemungkinan akan diumumkan setelah evaluasi situasi lebih lanjut.

Dengan persiapan infrastruktur di AS, Meksiko, dan Kanada hampir rampung, FIFA yakin Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar dan paling spektakuler dalam sejarah sepak bola modern.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut