Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia Dipastikan Lawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Dituding Dalangi Laporan Pemalsuan Dokumen FAM ke FIFA

Senin, 16 Februari 2026 - 08:15:00 WIB
Erick Thohir Dituding Dalangi Laporan Pemalsuan Dokumen FAM ke FIFA
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Erick Thohir dituding media Malaysia sebagai dalang pelaporan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ke FIFA terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.

Tudingan tersebut dimuat media Malaysia, My News Hub, yang menyebut Ketua Umum PSSI itu berperan dalam proses pelaporan hingga FAM dijatuhi sanksi oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Isu ini mencuat setelah FAM terseret kasus dokumen pemain naturalisasi.

FAM sebelumnya menerima sanksi FIFA akibat pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi. Asosiasi tersebut sempat mengajukan banding dan membantah ada unsur kesengajaan dalam pelanggaran itu.

Namun FIFA tetap menjatuhkan sanksi berupa denda serta larangan bermain selama 12 bulan kepada tujuh pemain tersebut. Dalam perkembangan terbaru, hukuman itu ditangguhkan.


Media Malaysia Sebut Ada Keterlibatan Erick Thohir

Setelah sanksi dijatuhkan, muncul rumor keterlibatan Erick Thohir dalam proses pelaporan ke FIFA. My News Hub mengutip sumber anonim yang melontarkan tudingan tersebut.

"Dia (Erick Thohir) meminta dan mengirim orang untuk mengajukan pengaduan, sementara secara tidak langsung mencari dan mengirimkan dokumen kepada orang-orang di dalam FIFA," kata sumber tersebut, dikutip dari My News Hub, Minggu (15/2/2026).

Sumber yang sama juga mengaitkan Vietnam dalam proses pengaduan itu. "Vietnam mengajukan pengaduan, tetapi dokumen-dokumen itu berasal dari orang-orang suruhan Erick Thohir," tutur sumber itu.

Hingga kabar ini beredar, Erick belum memberikan respons terbaru. Tudingan tersebut menambah panas dinamika sepak bola Asia Tenggara.

Sebelumnya pada September 2025, Erick pernah membantah keterlibatan dalam polemik dokumen pemain naturalisasi Malaysia. Dia menegaskan sikap Indonesia tidak mencampuri urusan federasi negara lain.

“Kita tidak intervensi, tidak ikut campur isu-isu negara lain. Kami sendiri dari Kemenpora atau saya pribadi, kita tentu harus menghargai semua negara di Asia Tenggara ketika ingin olahraganya maju. Kita harus hargai,” ujar Erick.

Dia juga menekankan komitmen untuk fokus memajukan olahraga nasional. “Dan kita tidak ikut campur dengan politik atau kebijakan masing-masing negara. Tapi mohon maaf kalau kami di Indonesia ingin olahraganya maju. Ingin sepak bolanya bagus, ingin bulutangkisnya bagus, pencak silatnya mendunia, olahraga-olahraga kita ingin maju, ya kita harus lakukan itu,” tegasnya.

Kasus ini masih menjadi sorotan publik sepak bola kawasan. Sanksi FIFA terhadap FAM serta tudingan kepada Erick Thohir kini menjadi perhatian luas di Asia Tenggara.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut