Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Start Sempurna di Thailand, Marco Bezzecchi Siap Uji Nyali di MotoGP Brasil 2026
Advertisement . Scroll to see content

Empat Motor di 5 Besar, Aprilia Tetap Rendah Hati Soal Target Juara

Selasa, 03 Maret 2026 - 15:42:00 WIB
Empat Motor di 5 Besar, Aprilia Tetap Rendah Hati Soal Target Juara
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi membuka musim dengan kemenangan di MotoGP Thailand 2026. (Foto: IG @marcobez72)
Advertisement . Scroll to see content

BURIRAM, iNews.id – Aprilia Racing memilih merendah usai menghancurkan dominasi Ducati pada MotoGP Thailand 2026 meski secara terbuka membidik gelar juara dunia musim ini.

Tim pabrikan asal Italia tersebut menempatkan empat pembalap di lima besar balapan utama di Sirkuit Internasional Chang, Minggu (1/3/2026). Marco Bezzecchi merebut kemenangan, Raul Fernandez finis ketiga, Jorge Martin keempat, dan Ai Ogura kelima.

Dominasi kolektif itu langsung mengubah peta persaingan awal MotoGP 2026. Aprilia tampil solid, bukan hanya mengandalkan satu pembalap.

Sebaliknya, Ducati gagal mengimbangi performa tersebut. Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik dengan finis keenam.

Franco Morbidelli berada di posisi kedelapan dan Francesco Bagnaia kesembilan. Marc Marquez serta Alex Marquez tidak menyelesaikan balapan.

Hasil di Thailand menjadi awal musim yang ideal bagi Aprilia. Namun manajemen tim menolak larut dalam euforia.


Rivola: Target Juara, Tapi Harus Tetap Membumi

Bos Aprilia Racing, Massimo Rivola, menegaskan ambisi tim tetap tinggi setiap musim. Dia menyebut gelar juara dunia sebagai target utama.

“Walaupun ini baru balapan pertama dan saya harus tetap membumi, target kami setiap tahun adalah gelar juara dunia,” ujar Rivola, dikutip dari Motosan, Selasa (3/3/2026).

Rivola mengingatkan mentalitas bertarung harus terus dijaga. “Seperti yang dikatakan Bezzecchi tahun lalu dengan penuh keyakinan: ‘kalau tidak datang untuk bertarung demi kemenangan, lalu untuk apa datang?’. Itu harus menjadi semangat kami,” ucap dia.

Meski optimistis, Rivola tidak ingin tim terlena dengan hasil satu seri. Musim MotoGP 2026 masih panjang dan tantangan akan datang di setiap lintasan berbeda.

Dia juga menunjukkan kepercayaan diri terhadap kapasitas internal tim. “Dengan segala kerendahan hati dan rasa hormat kepada semua pihak, saya yakin sumber daya dan orang-orang yang dimiliki Aprilia tidak dimiliki oleh siapa pun,” katanya.

Sikap merendah tersebut menjadi pesan jelas dari Aprilia Racing. Dominasi di MotoGP Thailand 2026 menjadi modal awal, tetapi konsistensi sepanjang musim akan menjadi penentu dalam perburuan gelar dunia.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut