Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Pemain Persib Diserang Suporter di Bandara, Beckham Cs Tersulut Emosi
Advertisement . Scroll to see content

Drama VAR dan Comeback Borneo FC: Lefundes Ogah Bocorkan Kunci Kemenangan di Bali

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00:00 WIB
Drama VAR dan Comeback Borneo FC: Lefundes Ogah Bocorkan Kunci Kemenangan di Bali
Borneo FC menang comeback 3-2 atas Bali United, Fabio Lefundes menolak membocorkan strategi karena persaingan juara Super League masih ketat dengan Persib. (Foto: Borneo FC)
Advertisement . Scroll to see content

GIANYAR, iNews.id - Borneo FC comeback vs Bali United menjadi laga penuh drama saat Borneo FC menang 3-2 atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Pertandingan pekan ke-32 itu memperlihatkan perubahan momentum besar setelah tim tamu sempat tertinggal di babak pertama.

Sejak awal laga, Bali United tampil agresif dan berhasil unggul lebih dulu di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, Borneo FC perlahan mengubah ritme permainan hingga akhirnya membalikkan keadaan dengan performa yang lebih efektif di babak kedua.

Lefundes Tutup Rapat “Rahasia” Comeback

Pelatih Fabio Lefundes memilih tidak membocorkan detail strategi yang membuat Borneo FC mampu melakukan comeback. Dia menegaskan masih ada dua pertandingan penting yang menentukan arah perebutan gelar musim ini.

“Tapi nanti kalau mau saya beritahu secara privat, karena kalau saya bicara sekarang, saya masih punya dua laga sisa. Nanti kalian tahu rahasianya. Tidak boleh tahu rahasianya sekarang,” ujar Fabio Lefundes dilansir dari i.League, Selasa (12/5/2026).

Pernyataan itu langsung memicu perhatian karena Borneo FC masih bersaing ketat dalam jalur juara. Situasi klasemen membuat setiap informasi taktik menjadi sangat sensitif.

Saat ini Borneo FC berada di posisi kedua klasemen Super League Indonesia dengan poin yang sama, 75 angka, dengan Persib Bandung yang memimpin di puncak.

VAR, Gol Dianulir, dan Pujian untuk Wasit

Laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta juga diwarnai keputusan VAR yang cukup krusial. Dua gol Borneo FC melalui Koldo Obieta dan Juan Villa dianulir karena offside setelah pemeriksaan teknologi tersebut.

Meski demikian, Lefundes tetap memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan wasit di lapangan. Dia menilai keputusan lebih banyak bergantung pada sistem VAR yang bekerja di luar kontrol wasit utama.

“Pertama, saya akan bicara soal wasit. Saya rasa kepemimpinannya sangat bagus. Masalah offside bukan dalam kendalinya, itu adalah garis yang dibuat VAR dan saya tidak tahu itu offside atau tidak, tapi jika VAR bilang iya, kemungkinan besar memang iya,” kata Fabio Lefundes.

Sikap itu menunjukkan dia memilih meredam kontroversi, meski keputusan VAR sempat mengubah jalannya momentum pertandingan.

Serangan Tajam Borneo FC Jadi Senjata Utama

Lefundes juga menyoroti penyelesaian akhir timnya yang beberapa kali masih terbuang sia-sia. Namun dia tidak ingin terlalu keras karena menilai lini serang Borneo FC tetap paling produktif di kompetisi.

Dia menyebut timnya tetap menunjukkan identitas sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di liga musim ini. Efektivitas di babak kedua menjadi kunci utama kemenangan comeback tersebut.

“Tapi kemudian saya ingat bahwa kami adalah tim dengan serangan terbaik di kompetisi ini. Kalau saya marah, mereka akan bilang: 'orang ini gila, kita sudah cetak banyak gol dan dia masih mengeluh',” ujarnya.

Kemenangan ini membuat persaingan gelar semakin panas karena selisih poin tipis dengan Persib Bandung.

Borneo FC kini dituntut menjaga konsistensi di dua laga tersisa agar peluang juara tetap terbuka hingga akhir musim.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut