Diego Simeone Tak Halangi Julian Alvarez Pergi dari Atletico Madrid
MADRID, iNews.id – Masa depan Julian Alvarez di Atletico Madrid berubah jadi isu terpanas jelang bursa transfer musim panas.
Penyerang timnas Argentina itu memang berulang kali menyampaikan rasa nyaman tinggal di Madrid dan bermain bersama Los Colchoneros. Namun, dia juga belum menutup pintu sepenuhnya soal kemungkinan hengkang, situasi yang memantik spekulasi besar soal kelanjutan kariernya.
Gosip makin membesar seiring ketertarikan klub elite Eropa. Barcelona masih memantau sejak lama, sementara Paris Saint-Germain dan Arsenal muncul sebagai penantang serius dengan kekuatan finansial luar biasa.
Nilai transfer menjadi sorotan utama. Operasi besar untuk memboyong Álvarez diperkirakan menembus lebih dari 100 juta euro atau setara sekitar Rp2,06 triliun, angka yang menegaskan statusnya sebagai salah satu aset terpanas di Eropa.
Tekanan pertanyaan memuncak usai Atlético Madrid dihajar Villarreal dengan skor telak 1-5. Pelatih Diego Pablo Simeone diminta menjelaskan nasib penyerang andalannya musim depan.
Alih-alih memberi kepastian, Simeone justru melempar keputusan ke sang pemain.
“Itu bukan pertanyaan untuk saya, itu pertanyaan untuk Julián. Dia cukup dewasa untuk tahu apa yang akan dia lakukan, dan dia pasti sudah membuat keputusannya,” kata Simeone kepada Movistar.
Pernyataan itu tidak meredam rumor. Sebaliknya, komentar Simeone memanaskan kembali spekulasi seputar kelanjutan karier juara Piala Dunia tersebut di Metropolitano.
Nama Álvarez kini disebut masuk daftar teratas incaran klub-klub elite Eropa. Kombinasi usia, kualitas, dan pengalaman di level tertinggi membuatnya dianggap investasi jangka panjang bernilai sangat mahal.
Untuk sementara, fokus Alvarez akan beralih ke level internasional. Dia dijadwalkan bergabung dengan Timnas Argentina dalam persiapan Piala Dunia 2026, ajang pertaruhan besar mempertahankan gelar juara dunia.
Situasi ini membuat Atletico Madrid berada di persimpangan. Menahan bintang utama atau melepasnya dengan nilai fantastis menjadi keputusan krusial yang akan menentukan arah klub pada musim berikutnya.
Editor: Reynaldi Hermawan