Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Adam Alis Tetap Bangga meski Persib Tersingkir dari ACL 2: Terima Kasih Asia
Advertisement . Scroll to see content

Daftar 5 Sanksi Menghantui Persib usai Kericuhan GBLA, Bobotoh Siap-Siap Kecipratan!

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:23:00 WIB
Daftar 5 Sanksi Menghantui Persib usai Kericuhan GBLA, Bobotoh Siap-Siap Kecipratan!
Persib Bandung terancam sanksi berat AFC mulai dari denda besar hingga larangan bermain di kandang usai suporter turun ke lapangan di GBLA. (Foto: IG/andrewcadabra)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.idPersib Bandung kini menghadapi ancaman serius dari AFC setelah suporter turun ke lapangan usai tim tersingkir dari Ratchaburi FC di babak 16 Besar AFC Champions League Two.

Media Thailand, Siam Sport, menyoroti insiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang mencoreng reputasi sepak bola ASEAN. Laporan mereka menyebut Persib berisiko mendapat hukuman berat.

"Persib Bandung bisa menghadapi sanksi berat dari AFC, mulai dari denda yang besar hingga larangan menggunakan kandang mereka atau dipaksa bermain tanpa penonton musim ini," tulis Siam Sport, Kamis (19/2/2026).

Menurut Siam Sport, kericuhan yang terjadi seusai pertandingan muncul karena klub membiarkan suporter melakukan aksi yang mencoreng citra sepak bola regional.

Insiden bermula tak lama setelah wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani, meniup peluit panjang. Sejumlah suporter berlari masuk ke tengah lapangan, memaksa pemain Ratchaburi dan perangkat pertandingan segera menuju ruang ganti.

Kemenangan 1-0 Tak Selamatkan Persib

Di tengah kericuhan, Persib sebenarnya sempat meraih kemenangan 1-0 berkat gol Andrew Jung. Hasil itu tetap gagal membawa Maung Bandung ke babak perempat final karena pada pertemuan pertama mereka kalah 0-3 dari Ratchaburi. Agregat 1-3 memastikan langkah Persib terhenti di babak 16 besar.

Aksi sebagian kecil suporter sempat diredam pemain Persib dan pelatih Bojan Hodak yang turun langsung meminta mereka kembali ke tribun. Namun kerusuhan tetap memberi risiko besar bagi klub.

Saat ini, Persib tidak hanya menelan kegagalan di kompetisi Asia, tetapi juga dibayangi potensi sanksi AFC yang serius. Ancaman sanksi mencakup denda besar, larangan bermain di kandang, hingga wajib bermain tanpa penonton jika kembali berlaga di AFC Champions League Two musim depan.

Daftar sanksi yang bisa diterima Persib antara lain:

1. Denda finansial besar sesuai keputusan AFC.
2. Larangan menggunakan stadion kandang untuk satu atau beberapa laga berikutnya.
3. Wajib bermain tanpa penonton di laga kandang.
4. Peringatan resmi yang dicatat dalam sejarah klub di kompetisi AFC.
5. Potensi penalti tambahan bila terjadi pelanggaran serupa di masa mendatang.

Situasi ini menambah pekerjaan rumah bagi manajemen Persib untuk menegakkan disiplin suporter dan memastikan kejadian serupa tidak terulang, demi menjaga reputasi klub di level Asia.

Kini, fokus utama Persib bukan hanya membenahi performa tim, tetapi juga menyiapkan strategi komunikasi dan keamanan agar suporter tetap antusias tanpa menciptakan masalah baru.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut