Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Firman Utina Komentari Pelatih yang Ikutan Ribut di EPA U-20: Makanya Kursus Jangan Tidur!
Advertisement . Scroll to see content

Daftar 3 Keuntungan Pemain Timnas jika Indonesia Menganut Dwi Kewarganegaraan, Apa Saja?

Senin, 20 April 2026 - 08:11:00 WIB
Daftar 3 Keuntungan Pemain Timnas jika Indonesia Menganut Dwi Kewarganegaraan, Apa Saja?
Penerapan dwi kewarganegaraan berpotensi memberi dampak besar bagi pemain Timnas Indonesia, mulai dari perlindungan hukum hingga kemudahan karier di luar negeri (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wacana penerapan dwi kewarganegaraan dalam RUU Kewarganegaraan yang ditargetkan rampung pada 2026 membuka peluang besar bagi pemain Timnas Indonesia untuk mendapatkan kepastian hukum sekaligus fleksibilitas karier di luar negeri.

Kebijakan ini dinilai mampu mengakhiri polemik administrasi yang selama ini menghantui pemain naturalisasi, terutama yang berkarier di Eropa. Dengan status ganda terbatas, pemain tidak lagi terjebak dalam dilema memilih satu kewarganegaraan yang berisiko pada karier profesional.

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menegaskan regulasi tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Fokusnya memberi perlindungan bagi pemain diaspora agar tetap bisa membela Indonesia tanpa mengorbankan status hukum di negara tempat dia berkarier.

Kasus “Passportgate” menjadi pelajaran penting. Polemik dokumen kewarganegaraan sempat berdampak langsung pada izin kerja dan status bermain sejumlah pemain di liga Eropa. Dengan skema dwi kewarganegaraan, risiko serupa dapat ditekan.

"Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas mengatakan revisi UU Kewarganegaraan tengah dipersiapkan dan akan bahas di DPR dan Insha Allah tahun ini bisa segera ditetapkan," tulis staf khusus Menteri Hukum Noor Korompot di Instagram @noorkorompotalks.

"Penjelasan ini tentu harapan baik dan positif bagi pemain berdarah Indonesia yang berminat untuk dinaturalisasi. Sinyal ini tentu sangat penting, mengingat Timnas akan berlaga dalam kompetisi level Asia pada thn 2027 dan persiapan menuju prakualifikasi piala dunia 2030," lanjutnya.

Sejumlah pemain seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, hingga Tim Geypens sebelumnya menghadapi kendala administratif terkait kewarganegaraan. Dampaknya tidak hanya pada status hukum, tetapi juga peluang bermain di klub Eropa.

Dampak Positif bagi Pemain dan Timnas

Jika dwi kewarganegaraan diterapkan, pemain diaspora akan memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan karier tanpa gangguan birokrasi. Mereka bisa tetap berkompetisi di liga top dunia sambil memperkuat Timnas Indonesia.

Selain itu, pemain muda Indonesia yang berkarier di luar negeri akan mendapat kepastian masa depan. Mereka tidak perlu terburu-buru menentukan status kewarganegaraan, sehingga proses pengembangan karier berjalan lebih optimal.

Kebijakan ini juga membuka peluang lebih besar bagi talenta diaspora untuk bergabung dengan Timnas. Tanpa hambatan administratif, Indonesia berpotensi mengumpulkan pemain berkualitas dari berbagai liga dunia.

Dengan target rampung pada 2026, RUU Kewarganegaraan berpotensi menjadi fondasi penting bagi kemajuan sepak bola nasional. Dwi kewarganegaraan tidak hanya memberi keuntungan bagi pemain, tetapi juga memperkuat daya saing Timnas Indonesia di level internasional.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut