Cristiano Ronaldo Tak Layak Starter di Piala Dunia 2026, Portugal Diminta Ubah Strategi
LISBON, iNews.id - Cristiano Ronaldo mulai diragukan layak menjadi starter di Piala Dunia 2026. Sebab usianya kini telah menginjak 41 tahun.
Penyerang legendaris Timnas Portugal itu selama lebih dari dua dekade selalu menjadi andalan di setiap turnamen besar. Namun, kondisi saat ini memunculkan pertanyaan besar terkait perannya di level tertinggi.
Sepanjang karier internasional, Ronaldo mencatat 143 gol dan 46 assist dari 226 penampilan. Dia masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.
Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi turnamen besar terakhirnya. Dia memiliki kesempatan menyamai pencapaian Lionel Messi yang sukses meraih gelar juara dunia pada edisi 2022 di Qatar.
Timnas Futsal Indonesia Target Lolos Piala Dunia 2028, FFI Siapkan Program Besar
Portugal tergabung di Grup K bersama Kolombia, Republik Demokratik Kongo, dan Uzbekistan. Secara peta kekuatan, peluang lolos ke fase gugur terbuka lebar.
Meski masih tajam, performa Ronaldo dinilai tidak lagi konsisten seperti sebelumnya. Dia bahkan belum kembali tampil sejak mendapat kartu merah saat melawan Republik Irlandia pada kualifikasi November lalu.
Timnas Indonesia Ditargetkan Lolos Piala Dunia 2030, Exco PSSI Bongkar Kuncinya
Dia juga absen dalam laga uji coba melawan Meksiko dan Amerika Serikat pada Maret karena cedera hamstring kanan.
Sebelumnya, Ronaldo sempat tampil tajam dengan mencetak gol di final UEFA Nations League melawan Spanyol dan Jerman serta mencetak lima gol di kualifikasi Piala Dunia.
Tiket Kereta Piala Dunia Tembus Rp1,7 Juta, Gubernur New Jersey Murka ke FIFA
Namun, catatan di turnamen besar terakhir menjadi sorotan. Dia gagal mencetak gol di Euro 2024 dan hanya mencetak satu gol saat menghadapi Ghana di Piala Dunia 2022.
Jurnalis sepak bola Eropa, Lars Sivertsen, menilai Portugal perlu mempertimbangkan ulang peran Ronaldo dalam tim utama.
Heboh Play Off Tambahan Piala Dunia 2026, Ketum PSSI Tegas Bilang Begini
"Sulit mengabaikan rekor golnya di kualifikasi. Juga sulit mengabaikan bagaimana dia tampil di final Nations League, mencetak gol melawan Spanyol dan Jerman, jadi tidak tepat jika dikatakan dia hanya bisa mencetak gol melawan tim lemah," kata Siversten dikutip dari Talk Sport.
"Namun, kami pernah membahas ini terkait Vinicius Jr dan Kylian Mbappe di Real Madrid. Jika Anda memiliki pemain yang tidak banyak berkontribusi tanpa bola, pemain itu harus benar-benar luar biasa untuk membenarkan kehadirannya," ujarnya.
"Pemain tersebut harus menjadi pengubah permainan yang konsisten, seseorang yang benar-benar mengubah gaya bermain dan peluang tim," tuturnya.
Fakta CR7 tidak mencetak gol di Euro 2024 dan hanya sekali di Qatar memberi indikasi kuat bahwa masanya di level tertinggi telah lewat.
"Saya pikir dia masih bisa mencetak gol melawan Republik Demokratik Kongo atau Uzbekistan, tetapi saat masuk fase gugur dan menghadapi lawan kuat, semua pemain harus bekerja keras," lanjutnya.
"Tidak realistis mengharapkan dia, di usia sekarang, untuk melakukan pressing. Saya tidak yakin dia akan menjadi kekuatan utama."
Meski mendapat kritik, Ronaldo tetap memiliki kontribusi penting. Dia bahkan menjadi top skor UEFA Nations League dan berperan besar membawa Portugal meraih gelar.
Di sisi lain, generasi baru Portugal mulai bermunculan. Rafael Leao dan Francisco Conceicao tampil konsisten di level klub, sementara Pedro Neto dan Goncalo Ramos menambah kedalaman lini serang.
Joao Felix juga menjadi opsi lain setelah mencetak 16 gol musim ini di Liga Arab Saudi. Sementara itu, Ronaldo masih mencatat 24 gol bersama Al Nassr.
Pelatih Roberto Martinez sudah memastikan Ronaldo tetap masuk skuad dan berpeluang mencatatkan penampilan keenam di Piala Dunia. Portugal akan memulai perjalanan mereka pada 17 Juni 2026 di Houston.
Editor: Reynaldi Hermawan