Cristiano Ronaldo Puasa Ramadan di Al Nassr, Mantan Rekan Setim Bocorkan Fakta Mengejutkan!
RIYADH, iNews.id - Cristiano Ronaldo sempat mencoba puasa Ramadan selama dua hari saat membela Al Nassr. Kabar ini diungkapkan mantan pemain klub tersebut, Shaye Sharahili.
Sharahili membagikan pandangannya dalam wawancara di Thmanyah. Dia membahas pengalaman pemain Arab dan asing ketika menjalani Ramadan di tengah kompetisi sepak bola.
Menurut dia, puasa Ramadan bukan masalah besar bagi pemain Arab. Mereka sudah terbiasa menjalani ibadah tersebut setiap tahun sehingga ritme latihan dan pertandingan dapat disesuaikan.
Dia menjelaskan situasi berbeda dialami pemain asing. Banyak dari mereka belum pernah berpuasa atau menyesuaikan pola hidup selama Ramadan di negara Arab. Perubahan jadwal makan dan tidur menjadi tantangan tersendiri.
5 Calon Klub Baru Cristiano Ronaldo jika Hengkang dari Al Nassr, Nomor 2 Milik Orang Indonesia
Karena itu, beberapa pemain asing membutuhkan waktu tambahan untuk beradaptasi, terutama pada pengalaman pertama mereka menjalani Ramadan di kawasan tersebut.
Cristiano Ronaldo Akhirnya Buka Suara usai Mogok Main di Al Nassr
Dalam wawancara tersebut, Sharahili juga menyinggung pengalaman Cristiano Ronaldo saat Ramadan bersama Al Nassr. Dia mengungkapkan bintang asal Portugal itu mencoba berpuasa selama dua hari pada Ramadan sebelumnya.
Menurut dia, keputusan Ronaldo murni eksperimen pribadi. Rasa ingin tahu serta keinginan memahami budaya lokal menjadi alasan utama.
Klausul Rahasia Cristiano Ronaldo Terkuak, Al-Nassr Terancam Ditinggal Musim Panas Ini
"Tahun lalu, Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa bersama para pemain muslim Al Nassr selama Ramadan," kata Sharahili dikutip dari Tribuna, Sabtu ( 21/2).
"Dia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan umat muslim selama berpuasa," ucap pemain berposisi gelandang tersebut dari kisah rekannya di Al Nassr.
Cristiano Ronaldo Tolak Bermain, Konflik Internal Al-Nassr Terbongkar
Sharahili menekankan puasa yang dijalani Ronaldo bukan komitmen permanen. Meski begitu, ada atlet yang meyakini puasa dapat membawa manfaat kesehatan tertentu.
Pengalaman singkat Ronaldo menjadi gambaran bagaimana pemain asing mencoba memahami tradisi di Liga Arab Saudi. Adaptasi budaya dan fisik tetap menjadi faktor penting bagi setiap pesepak bola yang berkarier di kawasan tersebut.
Editor: Reynaldi Hermawan