Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Real Madrid Kepincut Enzo Fernandez, tapi Bernardo Silva Bikin Rencana Transfer Makin Rumit
Advertisement . Scroll to see content

Cody Gakpo Jadi Tumbal, Liverpool Siapkan Barter Gila Demi Target Rp2,72 Triliun

Senin, 08 Juni 2026 - 18:00:00 WIB
Cody Gakpo Jadi Tumbal, Liverpool Siapkan Barter Gila Demi Target Rp2,72 Triliun
Liverpool membuka peluang melepas Cody Gakpo dalam skema barter demi winger RB Leipzig senilai Rp2,72 triliun pada bursa transfer. (Foto: Liverpool)
Advertisement . Scroll to see content

Meski statistiknya solid, posisi Gakpo tak pernah benar-benar tak tergantikan. Laporan TEAMtalk menyebut dia bisa dijadikan alat tukar untuk memboyong winger RB Leipzig, Yan Diomande, yang masuk daftar target utama Liverpool.

Pemain asal Pantai Gading itu terikat kontrak hingga 2030. Menurut The Athletic, Liverpool berada di posisi terdepan untuk merekrutnya. Namun, Leipzig menegaskan sang pemain tidak dijual kecuali ada tawaran di atas 112,4 juta pounds atau setara Rp2,72 triliun.

Sumber TEAMtalk mengungkap, Gakpo bisa dimasukkan dalam paket negosiasi demi menekan nilai transfer, meski Liverpool tidak secara aktif menawarkan penjualannya. Kontrak Gakpo sendiri masih berlaku hingga 2030.

Kekhawatiran muncul dari pihak pemain terkait perannya di era Iraola. Gakpo disebut enggan tersisih oleh talenta 17 tahun, Rio Ngumoha, dan tidak mau menerima pengurangan menit bermain.

Situasi ini membuat minat klub lain kembali menguat. Bayern Munchen sempat mendekatinya musim panas lalu. Selain itu, Tottenham Hotspur, Aston Villa, AC Milan, dan Atletico Madrid juga memantau situasinya.

Dari Turki, Besiktas dan Fenerbahce ikut mengintai peluang. Bursa transfer musim panas pun berpotensi memanas, dengan Gakpo menjadi kunci domino besar di Anfield.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut