Claudio Ranieri Siap Jadi Pelatih Timnas Italia: Kalau Negara Memanggil, Saya Bilang Ya!
ROMA, iNews.id – Claudio Ranieri menyatakan siap menjadi pelatih Timnas Italia. Dia mengaku siap menerima panggilan negaranya, baik sebagai pelatih maupun direktur tim. Pernyataan itu langsung memicu spekulasi soal masa depan Gli Azzurri yang sedang mencari sosok pembangkit usai terpuruk dalam beberapa tahun terakhir.
Ranieri menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri acara penghargaan Gianni Di Marzio Awards. Pelatih senior asal Italia itu berbicara kepada Sky Sport Italia mengenai kemungkinan langkah berikutnya dalam karier panjangnya di sepak bola.
Sebelumnya, Ranieri sempat menolak tawaran menangani Timnas Italia. Saat itu dia masih bekerja di AS Roma sehingga tidak memungkinkan menjalani dua pekerjaan sekaligus.
Kini situasinya berbeda. Ranieri sudah tidak lagi terikat dengan Roma setelah perannya sebagai konsultan berakhir akibat perbedaan pandangan dengan pelatih Gian Piero Gasperini.
Antonio Conte Buka Suara soal Rumor Timnas Italia, Ini Sikap Tegasnya
“Saya pernah mengatakan tidak kepada Timnas Italia karena saat itu masih bekerja di Roma dan tidak bisa menjalani dua pekerjaan sekaligus,” kata Ranieri, dikutip dari Football Italia.
“Sekarang saya bebas. Jadi kalau ada yang menelepon, kenapa tidak? Jangan pernah bilang tidak mungkin,” tuturnya.
Timnas Italia Panas! Donnarumma Buka Suara soal Isu Bonus dan Kekacauan Internal
Ranieri kemudian ditanya apakah dia bersedia menjadi pelatih kepala atau hanya mengambil posisi direktur di Timnas Italia. Jawabannya langsung menarik perhatian publik Italia.
“Saya tidak tahu. Kalau negara memanggil, Anda mengatakan ya, sudah begitu saja,” ujarnya.
Antonio Conte Disebut Bisa Bawa Timnas Italia Kembali ke Piala Dunia
Ucapan tersebut makin memperkuat rumor Ranieri menjadi kandidat penting untuk membenahi Timnas Italia. Gli Azzurri sedang mendapat sorotan tajam setelah gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Nama Ranieri memiliki reputasi besar di sepak bola Eropa. Salah satu pencapaian paling fenomenal dalam kariernya terjadi saat membawa Leicester City juara Liga Inggris 2015-2016.
Antonio Conte Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Timnas Italia, Didukung Elite FIGC
Namun 10 tahun setelah kisah bersejarah tersebut, Leicester justru mengalami kemunduran besar. Klub berjuluk The Foxes itu kini terdegradasi ke divisi ketiga Liga Inggris.
“Di Inggris, Leicester dikenal sebagai klub yo-yo karena sering naik turun divisi. Sangat disayangkan mereka sekarang turun ke divisi ketiga,” kata Ranieri.
“Saya akan segera pergi ke Leicester untuk perayaan 10 tahun gelar Liga Inggris. Para suporter ingin menghidupkan kembali atmosfer luar biasa saat itu,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ranieri juga membahas Enzo Maresca. Pelatih muda Italia itu disebut beberapa kali meminta masukan kepada dirinya sebelum menerima pekerjaan di Leicester City maupun Chelsea.
“Maresca salah satu pelatih muda paling menjanjikan yang kami miliki. Saya berharap dia tetap bertahan di Inggris,” ujar Ranieri.
Editor: Abdul Haris