Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persebaya Kembali ke GBT, Pedro Matos Siap Jadi Pembeda Lawan Dewa United
Advertisement . Scroll to see content

Bonek Protes Kick Off Liga 1 Telalu Malam, PT LIB Tanya ke Pemegang Hak Siar

Senin, 08 Agustus 2022 - 15:03:00 WIB
Bonek Protes Kick Off Liga 1 Telalu Malam, PT LIB Tanya ke Pemegang Hak Siar
Kelompok suporter dari Persebaya Surabaya, Bonek memprotes jadwal kick off pertandingan yang terlalu larut. (foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Kelompok suporter dari Persebaya Surabaya, Bonek memprotes jadwal kick off pertandingan yang terlalu larut. PT Liga Indonesia Baru mengaku mengkomunikasikan dengan pemegang hak siar Liga 1.

Jadwal pertandingan Persebaya di Liga 1 2022-2023 dinilai terlalu larut. Pada putaran pertama Liga 1 musim ini, sebanyak 11 pertandingan Persebaya digelar di atas pukul 19.00 WIB.

Hal itu dinilai jadi penyebab laga Persebaya vs Persita di Stadion Gelora Bung Tomo sepi penonton. Selain itu, Persebaya kembali mendapat sepak mula pukul 20.30 WIB ketika dikalahkan Bhayangkara FC pada Minggu (8/8/2022).

Bonek menilai itu sangat merugikan. Perwakilan Bonek Husain Ghozali dan Andie Peci menyebut akan menggelar aksi protes kepada PT LIB dan pihak broadcaster. 

Merespons tuntutan Bonek itu, Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita akan mempertimbangkan aspek industri perihal penentuan jadwal pertandingan. Menurutnya, PT LIB dan pihak broadcaster harus menyesuaikan jadwal pertandingan dengan kegiatan sponsorhip.

“Semua penentuan waktu kick off sudah dikomunikasikan dengan broadcaster. Kerena broadcast butuh waktu untuk persiapan promo dan sebagainya,” kata Lukita kala dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (8/8/2022).

“Dalam hal ini, sepak bola Indonesia saat ini sudah menjadi industri. Tidak melulu aspek teknis atau pertandingan yang menjadi pertimbangan,” tambahnya.

Selain alasan sponsorship, Lukita menambahkan bahwa jadwal pertandingan juga harus disesuaikan dengan demografi penonton di televisi. Dalam artian, jadwal pertandingan harus disesuaikan dengan jam prime time untuk menarik banyak peminat.

“Tetapi harus juga memperhatikan aspek komersial, kebutuhan sponsor, sampai dengan kecenderungan pasar atau penonton televisi,” tuturnya.

“Semuanya harus paralel. Soal waktu kick off 20.00 WIB atau 20.30 WIB yang sempat dianggap kemalaman, sebenarnya relatif. Harus dilihat dari banyak sisi,” ujarnya.

Lukita menegaskan jadwal pertandingan yang sudah disusun tidak akan berubah hingga akhir musim. Namun begitu, Lukita masih membuka adanya kemungkinan perubahan jadwal jika situasi dan kondisi mendesak.

“Jadwal seperti liga sebelumnya akan tetap tetapi jamnya bisa berubah tergantung kebutuhan dan situasi,” pungkasnya.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut