Bek Persija Shayne Pattynama Tak Bisa Menolak Lemper hingga Martabak Saat Ramadan
JAKARTA, iNews.id - Pemain Persija Jakarta Shayne Pattynama mengaku tergoda empat takjil Ramadan meski tidak menjalani puasa karena non-Muslim. Bek kiri Timnas Indonesia itu mengaku suka kuliner khas Ramadan Indonesia.
Shayne menyebut empat takjil yang paling menggoda lidahnya saat ini: lemper, martabak, bakwan jagung, dan lumpia.
“Lemper, martabak, bakwan jagung, dan lumpia,” kata dia, Sabtu (21/2/2026).
Meski tidak berpuasa, pemain berusia 26 tahun ini mengapresiasi rekan-rekannya yang disiplin menjalani ibadah Ramadan sekaligus tetap berlatih. Observasi itu memberinya banyak pelajaran tentang kedisiplinan.
Carlos Pena Fokus Bawa Persita Hajar Persib, untuk Bantu Persija?
“Para pemain melakukannya saat Ramadan. Dan, juga betapa disiplinnya mereka. Itu memberikan saya banyak sekali pembelajaran karena untuk lebih disiplin itu sangat bagus,” ucap Shayne.
“Jadi, sangat bagus bagi saya untuk melihat itu dari jarak dekat,” tambahnya, menunjukkan kekagumannya pada profesionalisme tim di bulan Ramadan.
Komentar Alaeddine Ajaraie usai Cetak Gol Debut di Bulan Ramadan dan Bawa Persija Hajar PSM!
Shayne saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan tempat utama di Persija. Dia harus bersaing dengan pemain muda, Dony Tri Pamungkas, untuk posisi bek kiri.
Persija Tumbangkan PSM, Mauricio Souza Blak-blakan Soal Lapangan JIS
Kehadiran Shayne dalam skuad memberi pilihan fleksibel bagi pelatih, terutama dalam rotasi pemain saat latihan di bulan Ramadan yang menuntut disiplin tinggi bagi yang menjalankan puasa.
Pengalaman melihat rekan-rekannya berpuasa juga membuat Shayne lebih memahami karakteristik dan etos kerja tim di Persija, yang membantunya menyesuaikan diri lebih cepat.
Hasil Persija vs PSM Makassar di Super League: Juku Eja Kalah 2-1
Dalam laga terdekat, Persija akan menghadapi Malut United pada 24 Februari 2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Shayne menunjukkan kualitasnya dan bersaing untuk posisi utama.
Editor: Reynaldi Hermawan