Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bernardo Tavares Wanti-Wanti Persebaya, Bahaya Bali United Mengintai
Advertisement . Scroll to see content

Bali United Training Center Diserbu Klub Elite Korsel, Bukti Sport Tourism Indonesia Menggila

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:46:00 WIB
Bali United Training Center Diserbu Klub Elite Korsel, Bukti Sport Tourism Indonesia Menggila
Dua klub raksasa Korea Selatan, Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves, memilih latihan di Bali United Training Center, memperkuat posisi Indonesia sebagai destin (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id – Sport tourism Indonesia makin menggila setelah dua raksasa Korea Selatan memilih menjalani pemusatan latihan di Bali United Training Center, Gianyar. Keputusan ini mempertegas daya saing Indonesia sebagai destinasi latihan sepak bola kelas dunia.

Indonesia memang memiliki kombinasi kuat: keindahan alam dan masyarakat penggila olahraga. Dua faktor ini menjadi fondasi penting dalam mendorong sport tourism nasional. Pengakuan datang dari berbagai pihak internasional yang melihat potensi besar tersebut.

Bali menjadi contoh konkret kekuatan itu. Pulau Dewata tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga memiliki infrastruktur olahraga lengkap. Salah satu fasilitas unggulan adalah Bali United Training Center milik Bali United FC yang berdiri di lahan hampir 31 hektar dengan sembilan lapangan berstandar internasional.

Lokasinya yang berdekatan dengan pantai menghadirkan suasana latihan berbeda. Lingkungan ini memberi pengalaman unik bagi tim yang ingin memadukan persiapan kompetisi dengan kenyamanan alam tropis.

Dua Klub Elite Korea Selatan Pilih Bali

Dua klub besar Korea Selatan, Pohang Steelers yang bermain di K-League 1 dan Jeonbuk Reserves dari divisi ketiga, menjalani pemusatan latihan di Bali United Training Center sejak 13 Januari hingga 2 Februari. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan klub luar negeri terhadap fasilitas olahraga Indonesia.

Pelatih kepala Pohang Steelers, Tae-ha Park, mengaku puas menjalani tiga pekan latihan di Bali. Dia mengungkapkan timnya melakukan survei ketat sebelum menentukan lokasi pemusatan latihan.

“Kami sebelum melakukan latihan di sini telah melakukan sejumlah inspeksi di beberapa negara yaitu Thailand, Vietnam dan juga Indonesia. Setelah melihat dan membandingkan kami memutuskan untuk berlatih di Indonesia dan berpeluang di tahun-tahun berikutnya akan memprioritaskan Bali United Training Center sebagai tujuan untuk kami melakukan pemusatan latihan,” jelas Coach Tae-ha.

Keputusan tersebut tidak berdiri sendiri. Selain fasilitas latihan sepak bola berkualitas, Bali juga memiliki dukungan layanan kesehatan kelas dunia di Sanur melalui Bali International Hospital (BIH). Fasilitas medis modern di rumah sakit itu memberi jaminan perawatan optimal bagi atlet yang mengalami cedera saat latihan maupun pertandingan.

Pemerintah Dorong Sport dan Pariwisata Bersatu

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menilai sport tourism menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional. Dia menegaskan penguatan wisata olahraga masuk dalam program strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan memetakan potensi cabang olahraga unggulan di setiap daerah.

“Jika kita bicara mengenai sport tourism, Indonesia memiliki kekuatan yang luar biasa. Selama ini kita dikenal dengan kekayaan alam sebagai objek wisata, padahal kondisi alam tersebut juga bisa kita jadikan arena olahraga,"katanya.

"Ditambah lagi dengan fasilitas penunjang yang kita punya, seperti tempat pemusatan latihan, stadion dan lapangan sepakbola berkualitas, serta rumah sakit untuk tempat perawatan atlet. Dan ada satu faktor lagi yang membuat kita berpotensi mengawinkan sport dan tourism, yaitu kecintaan masyarakat Indonesia terhadap olahraga. Mengadakan pertandingan di sini, berarti akan kebanjiran penonton,” tambahnya.

Kehadiran dua klub elite Korea Selatan di Bali menjadi bukti konkret integrasi olahraga dan pariwisata Indonesia. Infrastruktur memadai, dukungan medis, panorama alam, serta antusiasme publik membentuk ekosistem sport tourism yang semakin solid.

Jika tren ini berlanjut, Indonesia berpeluang besar menjadi pusat pemusatan latihan klub-klub internasional di kawasan Asia.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut