Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Bantai Vietnam 3-0, Tantang Jepang di Final Piala Asia U-23 2026
Advertisement . Scroll to see content

Arkhan Fikri Frustrasi, 3 Kali MRI Demi Tampil di Final Lawan Vietnam

Rabu, 30 Juli 2025 - 20:13:00 WIB
Arkhan Fikri Frustrasi, 3 Kali MRI Demi Tampil di Final Lawan Vietnam
Gelandang Timnas Indonesia U-23, Arkhan Fikri. (Foto: IMG/Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Gelandang Timnas Indonesia U-23, Arkhan Fikri, mengaku sempat frustrasi dan stres berat akibat cedera yang dialaminya di Piala AFF U-23 2025. Pemain Arema FC itu bahkan sampai tiga kali melakukan MRI karena tak ingin melewatkan momen penting bersama skuad Garuda Muda.

Arkhan sebetulnya menjadi andalan di lini tengah Timnas U-23 selama turnamen. Namun, nasib berkata lain. Cedera lutut yang didapat saat laga melawan Filipina membuatnya absen di dua laga krusial, yakni saat menghadapi Malaysia dan Thailand.

Absennya Arkhan berdampak besar. Tim asuhan Gerald Vanenburg kesulitan mencetak gol dalam waktu normal pada dua laga tersebut. Saat melawan Malaysia berakhir imbang 0-0, sementara kontra Thailand 1-1 dilanjutkan adu penalti yang dimenangkan Indonesia 7-6.

Puncaknya, pada final melawan Timnas Vietnam U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (29/7/2025), Arkhan hanya bisa bermain di menit-menit akhir. Garuda Muda harus menelan kekalahan 0-1 dan kembali menjadi runner-up, seperti edisi 2023.

“Saya frustrasi. Ini benar-benar jadi beban buat saya. Baru dapat cedera langsung enggak bisa main. Saya kepikiran terus,” ujar Arkhan usai laga, dikutip Rabu (30/7/2025).

Tak tinggal diam, pemain berusia 20 tahun ini berjuang keras demi bisa pulih cepat. Ia bahkan melakukan MRI hingga tiga kali demi memastikan lututnya bisa kembali normal. Meski belum sepenuhnya sembuh, ia memohon pada pelatih agar diberi kesempatan bermain di final.

“Saya lumayan stres juga. Saya bisa MRI itu sampai tiga kali. Saya cukup frustrasi juga sama lutut saya. Tapi saya bilang ke pelatih, saya mau main, saya pengin bantu tim,” kisah Arkhan penuh emosional.

Arkhan akhirnya diturunkan oleh Vanenburg pada menit ke-81. Meski singkat, ia tetap berusaha memberikan kontribusi maksimal. Namun sayang, gol tunggal dari Nguyen Chong Phuong di menit ke-37 tak mampu dibalas Garuda Muda.

Meski kecewa dengan hasil akhir, perjuangan Arkhan jadi simbol semangat tak kenal menyerah pemain muda Indonesia. Ia menunjukkan bahwa cinta terhadap tim nasional bisa membuat pemain berani menantang rasa sakit.

Dengan kembali menjadi runner-up di Piala AFF U-23, Indonesia harus kembali menunggu momen untuk membalas kekalahan dari Vietnam. Namun, semangat pemain seperti Arkhan Fikri bisa jadi fondasi kuat menghadapi turnamen berikutnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut