Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Allegri dan Tare Terancam Pergi! AC Milan Krisis Internal
Advertisement . Scroll to see content

Allegri Murka Usai AC Milan Tumbang dari Atalanta, Terancam Gagal ke Liga Champions

Senin, 11 Mei 2026 - 11:00:00 WIB
Allegri Murka Usai AC Milan Tumbang dari Atalanta, Terancam Gagal ke Liga Champions
AC Milan kalah 2-3 dari Atalanta di San Siro, Massimiliano Allegri meminta tim fokus mengamankan tiket Liga Champions dan berhenti mencari kambing hitam.. (Foto: Football Italia)
Advertisement . Scroll to see content

MILAN, iNews.id - AC Milan makin tertekan dalam perebutan tiket Liga Champions setelah kalah dramatis 2-3 dari Atalanta di San Siro, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Pelatih Massimiliano Allegri meminta timnya berhenti mencari pihak yang disalahkan dan langsung fokus menghadapi laga penentuan melawan Genoa.

Atmosfer di San Siro sudah panas sebelum pertandingan dimulai. Ultras Milan melancarkan protes keras kepada CEO Giorgio Furlani dan sejumlah petinggi klub. Situasi makin memanas saat Atalanta unggul tiga gol sebelum laga memasuki satu jam pertandingan, hingga banyak suporter memilih meninggalkan stadion lebih awal.

Atalanta tampil ganas lewat gol Ederson, Davide Zappacosta, dan Giacomo Raspadori yang membuat Milan tertinggal 0-3. Namun Rossoneri sempat memberi perlawanan di menit akhir melalui sundulan Strahinja Pavlovic pada menit ke-88 dan penalti Christopher Nkunku pada menit ke-94.

Milan nyaris menyamakan skor di detik-detik terakhir. Sundulan Matteo Gabbia hanya tipis melebar di sisi gawang Atalanta. Kekalahan ini membuat tekanan kepada Allegri dan skuad Milan makin besar.

Allegri Soroti Mental Milan

“Tidak ada gunanya membicarakan apa yang sudah terjadi sejauh ini, karena kami tidak bisa mengubahnya,” kata Allegri kepada DAZN Italia.

“Yang bisa kami lakukan hanyalah bekerja dengan baik dalam sepekan ke depan dan siap menghadapi Genoa dalam pertandingan yang akan menentukan tiket Liga Champions kami.”

Allegri mengakui timnya sempat tampil baik pada awal laga, tetapi langsung kehilangan arah setelah kebobolan gol pertama. Meski begitu, dia tetap melihat sisi positif dari kebangkitan Milan di akhir pertandingan.

“Malam ini sebenarnya dimulai cukup baik selama 10 menit, lalu kami kebobolan pada peluang pertama mereka dan setelah itu kami runtuh. Di babak kedua, saat tertinggal 0-3, ada reaksi kuat. Setidaknya kami kembali mencetak gol, saya sadar ini mungkin terdengar aneh, tetapi itu pertanda bagus,” ujarnya.

Gol Pavlovic dan Nkunku mengakhiri paceklik gol Milan di kandang yang sudah berlangsung lebih dari 300 menit sejak kemenangan 3-2 atas Torino pada Maret lalu. Meski kalah, Milan kini masih berada di posisi empat klasemen dengan 67 poin bersama Roma, terpaut satu angka dari Juventus dan hanya unggul dua poin atas Como di posisi keenam.

Situasi Milan makin rumit menjelang laga melawan Genoa. Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, dan Pervis Estupinan dipastikan absen akibat skorsing. Davide Bartesaghi juga mengalami cedera, sedangkan Christian Pulisic sebelumnya mundur karena masalah otot.

Leao menjadi sorotan usai membuang beberapa peluang sebelum akhirnya dicemooh suporter ketika ditarik keluar. Namun Allegri menolak menyalahkan pemain asal Portugal tersebut.

“Saya rasa saat ini bukan masalah Leao, Fullkrug, Nkunku, Gabbia, Maignan, atau siapa pun. Ini masalah tim. Rafa memiliki peluang malam ini dan dia akan terkena skorsing pekan depan, jadi kami harus fokus mempersiapkan pertandingan melawan Genoa,” tuturnya.

Milan Dalam Tekanan Besar

Kondisi Milan memang sedang buruk. Setelah sempat menghidupkan lagi persaingan Scudetto usai mengalahkan Inter Milan di Derby della Madonnina, performa mereka justru anjlok dengan hanya meraih tujuh poin dari delapan pertandingan terakhir.

Allegri juga mengaku menjadi pihak pertama yang bertanggung jawab atas hasil buruk Milan. Meski mendapat tekanan besar dari suporter, dia meminta tim tetap bersatu demi mengamankan dua kemenangan terakhir musim ini.

“Ketika hasil buruk datang, saya orang pertama yang bertanggung jawab karena saya pelatihnya. Para pemain selalu memberikan segalanya. Kami tidak boleh mencari kambing hitam sekarang, tetapi fokus pada bagaimana kami meraih banyak kemenangan musim ini dan harus mendapatkan dua kemenangan lagi,” ucap Allegri.

Milan masih menyisakan dua laga penting musim ini, yakni tandang ke markas Genoa dan menjamu Cagliari di San Siro. Dua pertandingan tersebut bakal menentukan nasib Rossoneri dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut