Alasan Mengejutkan Elkan Baggott Hapus Akun Media Sosial
BLACKPOOL, iNews.id – Bek Timnas Indonesia dan pemain Blackpool FC, Elkan Baggott, menjelaskan alasan mengejutkan menjauhi media sosial. Bahkan, ia tak segan menghapus akun platform seperti Twitter (sekarang X).
Dalam wawancaranya bersama kanal YouTube Sherbert Lemon yang tayang Jumat (2/5/2025), Baggott menceritakan, dulunya ia cukup aktif memantau reaksi netizen seusai pertandingan. Namun seiring waktu, kebiasaan itu justru memberi dampak negatif.
“Beberapa tahun lalu, setelah setiap pertandingan saya langsung membuka Twitter untuk melihat komentar orang tentang performa saya. Lama-lama saya sadar itu sangat tidak sehat,” ujarnya.
Baggott menyebut kebiasaannya itu sebagai “toxic”, dan keputusan untuk menghapus akun Twitter adalah langkah penting untuk menjaga ketenangan batin.
Keren! Elkan Baggott Bikin Harum Nama Indonesia di Inggris
Tak hanya Twitter, pemain berusia 22 tahun itu juga mematikan seluruh notifikasi dari akun Instagram-nya. Tujuannya adalah agar ia hanya membuka media sosial saat benar-benar ingin, bukan karena tergoda notifikasi atau komentar.
“Kalau kita bermain bagus, komentar publik positif. Tapi ketika tampil buruk, reaksi negatif itu bisa mempengaruhi mental. Karena itu, saya batasi akses saya ke media sosial,” ucapnya.
Elkan Baggott Kirim Sinyal Positif untuk Timnas Indonesia, Dilirik Patrick Kluivert?
Menurut Baggott, sebagai pesepak bola profesional, penilaian publik tak bisa dihindari. Namun, yang paling penting adalah bagaimana pemain menilai performa dirinya sendiri.
Reaksi Mengejutkan Patrick Kluivert usai Elkan Baggott Tolak Panggilan Timnas Indonesia
“Kita selalu dinilai oleh fans, pelatih, bahkan pencari bakat. Tapi penilaian paling penting tetap datang dari diri kita sendiri,” tegasnya.
Langkah yang diambil Baggott mencerminkan kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan mental dalam dunia olahraga profesional yang penuh tekanan.
Komentar Mengejutkan Elkan Baggott saat Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
Editor: Abdul Haris