Air Mata Mo Salah Tutup Era Emas Liverpool, Rekor Gerrard Pecah di Anfield
LIVERPOOL, iNews.id – Mohamed Salah menorehkan perpisahan emosional sekaligus bersejarah pada penampilan terakhirnya bersama Liverpool di Anfield.
Bintang asal Mesir tersebut memainkan laga ke-442 dan terakhirnya untuk The Reds saat Liverpool bermain imbang 1-1 melawan Brentford pada pekan pamungkas Premier League.
Salah mengakhiri sembilan tahun penuh prestasi bersama Liverpool dan berstatus salah satu pemain paling dicintai suporter. Konsistensi, gol, dan trofi menjadikannya ikon era modern klub Merseyside tersebut.
Dia ditarik keluar pada menit ke-54. Saat berjalan meninggalkan lapangan, Salah memberi tepuk tangan ke seluruh penjuru stadion dengan mata berkaca-kaca, menahan luapan emosi di hadapan publik Anfield.
Air mata akhirnya jatuh setelah laga usai. Salah kembali ke lapangan dengan guard of honour dari rekan setim dan berdiri menghadap tribun Kop, menyerap atmosfer perpisahan yang sarat emosi.
Saat lagu ‘You’ll Never Walk Alone’ menggema, Salah tak kuasa menahan tangis. Anfield larut dalam momen perpisahan salah satu pemain terhebat sepanjang sejarah klub.
“Saya rasa hari ini saya menangis lebih banyak dibandingkan sepanjang hidup saya. Saya sebenarnya bukan orang yang emosional,” ujar Salah dikutip dari Talk Sport.
Dia melanjutkan, “Saya melihat ke belakang dan bertanya apakah saya menginginkan lebih dari yang sudah saya capai. Tidak juga. Kami memenangkan semuanya. Kami melihat cinta dari para penggemar dan itu hal terpenting bagi saya. Saya akan berada jauh dari sini. Saya akan selalu emosional setiap saat. Saya berharap tim tetap berada di posisi ini, berjuang untuk semua gelar.”
Salah menutup perjalanannya dengan kontribusi bersejarah saat melawan Brentford. Dia memberi assist indah untuk gol pembuka Curtis Jones lewat umpan silang menggunakan sisi luar kaki.
Assist tersebut menjadi yang ke-123 di semua kompetisi dan ke-93 di Premier League bersama Liverpool. Catatan ini membuat Salah resmi menjadi pemilik assist terbanyak liga dalam sejarah klub, melewati rekor Steven Gerrard.
Masa depan Salah belum diumumkan. Sejumlah klub dari Arab Saudi, Major League Soccer, serta Eropa disebut tertarik merekrutnya pada musim panas ini.
Perpisahan juga terjadi pada sosok penting lain. Andy Robertson menjalani laga terakhirnya bersama Liverpool setelah mencatatkan 378 penampilan dan meraih sembilan trofi sejak bergabung dari Hull City pada 2017.
Robertson mendapat standing ovation saat digantikan di babak kedua. Dia dan Salah menjadi pilar utama dua gelar Premier League serta kejayaan Liga Champions 2019.
Bek asal Skotlandia tersebut berpeluang tetap berkarier di Premier League. Tottenham Hotspur dilaporkan mencapai kesepakatan verbal, bergantung pada status bertahan Spurs di liga, yang akhirnya aman usai menang 1-0 atas Everton pada laga terakhir.
Editor: Reynaldi Hermawan