Ada Almarhum Bejo Sugiantoro dalam Kemenangan Persebaya atas Persib
SURABAYA, iNews.id – Ada almarhum Bejo Sugiantoro dalam kemenangan 4-1 Persebaya Surabaya atas Persib Bandung. Bukan jasadnya, melainkan semangatnya.
Persebaya memetik kemenangan penting atas Maung Bandung dalam lanjutan Liga 1 2024-2025 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/3/2025) malam.
Pada laga ini, sempat diberikan penghormatan dan doa bersama untuk almarhum Bejo Sugiantoro yang baru saja meninggal dunia. Tampak hadir CEO Persebaya Azrul Ananda, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan kenang-kenangan kepada keluarga almarhum, yakni istri, dan keempat anaknya, dan dua orang cucu.
Bejo mengembuskan napas terakhir usai kolaps saat bermain bola di Lapangan SIER, Surabaya, dengan beberapa beberapa koleganya. Diduga ayah kandung Rachmat Irianto itu terkena serangan jantung.
Bejo Sugiantoro Pernah Ucapkan Kalimat Sakti untuk Pemain Muda Persebaya, Begini Bunyinya
Semangat almarhum Bejo Sugiantoro membuat para pemain Persebaya menggila di laga ini. Bejo yang merupakan legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya itu meninggal dunia, Selasa (25/2/2025) sore.
Unggahan Perdana Rachmat Irianto usai sang Ayah Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia
Setelah tanpa gol di babak pertama, Bajul Ijo mengamuk di babak kedua. Diawali gol bunuh diri Marc Klok pada menit ke-61, disusul gol dari Rizky Dwi (79'), Bruno Moreira (82'), dan Francisco Rivera (90+3').
“Kemenangan ini dipersembahkan untuk mendiang almarhum Coach Bejo Sugiantoro,” tulis Persebaya di situs resmi mereka, dikutip Minggu (2/3/2025).
Kesaksian Hakim Garis Detik-detik Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia usai Tak Sadarkan Diri
Pelatih Persebaya Paul Munster juga mendedikasikan kemenangan spesial ini untuk sang legenda.
“Kami akhirnya mendapat gol pertama dan gol lainnya menyusul. Ini sangat spesial, Bonek dan Bonita luar biasa. Ini malam yang sangat spesial untuk Persebaya dan kami persembahkan kemenangan untuk Coach Bejo,” kata pelatih asal Irlandia Utara itu.
Isak Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Bejo Sugiantoro di Sidoarjo
Editor: Abdul Haris