79 Poin Tak Cukup, Nadeo Argawinata Sebut Borneo FC Juara Sejati Super League
SAMARINDA, iNews.id – Borneo FC gagal juara Super League 2025-2026. Namun kiper utama Nadeo Argawinata menegaskan timnya pantas berdiri paling depan jika bicara performa musim ini.
Pesut Etam harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah aturan head to head dari Persib Bandung. Kedua tim mengakhiri musim dengan raihan identik, 79 poin, tetapi Maung Bandung unggul dalam pertemuan langsung.
Kegagalan itu terasa pahit mengingat statistik musim ini berpihak penuh kepada Borneo FC. Dari sisi permainan, konsistensi, hingga produktivitas, tim asal Samarinda tampil dominan sepanjang kompetisi.
Borneo FC menutup musim sebagai tim paling subur. Total 74 gol dicetak, terbanyak dibanding seluruh kontestan Super League 2025-2026. Catatan itu menegaskan daya serang Pesut Etam berada di level tertinggi.
Tidak hanya tajam, tim asuhan Fabio Lefundes juga sempat mencatatkan rekor kemenangan beruntun terpanjang musim ini. Performa stabil tersebut membuat Borneo FC terus menekan hingga pekan terakhir.
Nadeo menilai kegagalan meraih trofi lebih disebabkan faktor regulasi, bukan kualitas. Dia menyebut pencapaian timnya tetap luar biasa meski tak berujung gelar.
“Secara statistik, secara rekor yang sudah kita capai, secara kemenangan yang sudah kita capai, siapapun pemain yang ada di dalam Best Eleven dan sebagainya dan sebagainya,” kata Nadeo Argawinata dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Senin (25/5/2026).
Kiper Timnas Indonesia itu mengaku menerima hasil akhir dengan lapang dada. Namun, dia menegaskan siapa pun yang mengikuti kompetisi ini paham siapa tim paling konsisten musim ini.
“Saya rasa seluruh Indonesia juga tahu kalau Borneo FC di tahun ini sangat superior dan pantas untuk mendapatkan gelar juara,” tutup mantan penjaga gawang Bali United tersebut.
Gelar memang melayang, tetapi performa Borneo FC musim ini meninggalkan pesan kuat. Statistik, dominasi, dan mental tim membuat Pesut Etam tetap dikenang sebagai kekuatan utama Super League 2025-2026.
Editor: Reynaldi Hermawan