Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Manajemen Ultimatum Skuad Arema FC Usai Dibantai Persebaya, 4 Laga Sisa Jadi Penentuan
Advertisement . Scroll to see content

5 Kekalahan Beruntun, Semen Padang di Ujung Degradasi: Pelatih Akui Masalah Mental

Kamis, 30 April 2026 - 15:45:00 WIB
5 Kekalahan Beruntun, Semen Padang di Ujung Degradasi: Pelatih Akui Masalah Mental
Semen Padang Semen Padang FC terpuruk dengan lima kekalahan beruntun dan kini di ambang degradasi. (Foto: Semen Padang)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id – Semen Padang terjebak di zona degradasi usai menelan lima kekalahan beruntun di Super League 2025-2026, membuat posisi mereka semakin dekat dengan turun kasta.

Hasil terbaru terjadi saat menghadapi Madura United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026). Kabau Sirah kalah tipis 0-1 di hadapan pendukung sendiri.

Gol tunggal dalam laga tersebut dicetak oleh Jose Brandao Junior pada menit ke-15 melalui sundulan. Serangan itu memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri pertahanan Semen Padang.

Madura United menang 1-0 atas Semen Padang di Super League 2025-2026 lewat gol cepat Junior Brandao, sementara gol tuan rumah dianulir. (Foto:
Madura United menang 1-0 atas Semen Padang di Super League 2025-2026 lewat gol cepat Junior Brandao, sementara gol tuan rumah dianulir. (Foto:

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif tim. Dari 30 pertandingan, Semen Padang baru mengumpulkan 20 poin dan berada di peringkat ke-17 klasemen.

Posisi tersebut membuat mereka tertinggal dari Persis Solo di peringkat ke-16 dengan 27 poin, serta Madura United di posisi ke-15 dengan 29 poin.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, mengakui tanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut.

“Pertama saya mohon maaf kepada suporter dan masyarakat Sumatera Barat. Semua upaya sudah kami lakukan, tapi hasilnya kami kalah. Ini tanggung jawab saya sebagai pelatih,” ujarnya, dikutip dari situs resmi I.League, Kamis (30/4/2026).


Mentalitas Jadi Sorotan

Imran menilai tidak semua pemain tampil maksimal dalam pertandingan tersebut. Dia melihat hanya sebagian pemain yang menunjukkan performa terbaik.

“Saya lihat ada beberapa pemain tampil maksimal, ada juga yang tidak. Tapi saya tidak akan menyalahkan pemain. Kami sudah memperbaiki aspek menyerang, bertahan, dan transisi, namun yang berbicara akhirnya mentalitas,” tuturnya.

Dia tetap memberi apresiasi kepada pemain yang menunjukkan kerja keras di lapangan. Menurut dia, ada beberapa individu yang tampil menonjol meski tim kalah.

Dengan empat laga tersisa, Semen Padang berada di posisi sulit. Secara matematis, peluang bertahan masih ada, namun tekanan semakin besar.

Imran menegaskan tim tidak akan menyerah hingga kompetisi berakhir. Dia berkomitmen terus berjuang dalam kondisi apapun.

“Secara perhitungan memang situasinya sulit, tapi saya punya tanggung jawab dan akan terus berjuang sampai akhir,” tegasnya.

Terkait jadwal padat, dia menilai hal itu bukan alasan utama kegagalan tim meraih hasil positif.

“Kelelahan tidak bisa dijadikan alasan. Semua tim merasakan hal yang sama. Ini kembali ke mentalitas,” katanya.

Semen Padang kini menghadapi empat laga penentuan. Hasil di sisa musim akan menentukan nasib mereka, apakah mampu bertahan atau harus turun kasta.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut