Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kevin Diks Jadi Tembok, Monchengladbach Curi Poin di Markas Hamburg
Advertisement . Scroll to see content

5 Cara Kreatif Gantikan Penonton di Stadion, Nomor 4 Tuai Kontroversi

Senin, 25 Mei 2020 - 13:00:00 WIB
5 Cara Kreatif Gantikan Penonton di Stadion, Nomor 4 Tuai Kontroversi
Klub Liga Korea menggunakan boneka seks sebagai pengganti penonton di stadion (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Akibat pandemi virus corona, nyaris seluruh ajang olahraga harus terbiasa dengan kondisi pertandingan tanpa penonton. Hal itu membuat setiap tim harus berinovasi untuk memeriahkan suasana.

Protokol physical distancing memang wajib diterapkan, jika ingin menggelar pertandingan di masa pandemi. Hal itu pun otomatis membuat atmosfer pertandingan menjadi berbeda.

Tak habis akal, sejumlah klub pun terus mencari cara untuk memeriahkan suasana stadion. Mulai dari membuat suara, hingga mengganti penonton dengan sosok pengganti. Beberapa contoh di antaranya adalah:

1. Suporter Kardus

Bundesliga resmi menjadi kompetisi pertama di Eropa yang kembali digelar di tengah pandemi virus corona. Guna meminimalisir risiko penyebaran virus corona, pertandingan harus digelar tanpa penonton. 

Tak habis akal untuk tetap menghadirkan atmosfer penuh penonton di stadion, pendukung Borussia Monchengladbach mengisi markas klubnya dengan 13 ribu potongan plastik dan ditempatkan di tribun penonton pada pekan ke-26 Bundesliga. 

Plastik tersebut berukuran seperti manusia dan bergambar wajah para suporter. Setiap pendukung yang ingin fotonya dicetak dan dipasang pada potongan plastik itu harus membayar 19 euro atau sekitar Rp340 ribu. 

Nantinya uang yang terkumpul akan langsung disumbangkan kepada pihak klub untuk membantu mengatasi krisis finansial.

Borussia Monchengladbach memasang suporter kardus di stadion (foto: YahooNews)
Borussia Monchengladbach memasang suporter kardus di stadion (foto: YahooNews)

2. Robot Drummer

Pertandingan tanpa nyanyian dan tabuhan drum dari tribun penonton bisa dipastikan sangat sepi. Namun, klub bisbol Taiwan, Rakuten Monkeys, punya cara untuk menghadirkan suasana ramai. 

Klub mengerahkan sekelompok robot untuk menabuh drum dan membuat stadion semakin bergairah. Selain itu, mereka juga memasang manekin bergambar para pendukung.

Robot drummer dipakai untuk menghidupkan atmosfer pertandingan di stadion (foto: Summarize)
Robot drummer dipakai untuk menghidupkan atmosfer pertandingan di stadion (foto: Summarize)

3. Rekaman Suara

Suara yang menggema di stadion membuat atmosfer pertandingan semakin meriah dan hidup. Oleh sebab itu, banyak klub di Korea Selatan (Korsel) menggunakan rekaman suara para pendukungnya dan diputar selama laga berjalan.

Langkah ini terbilang cukup efektif dan juga mudah untuk ditiru. Rencananya, Liga Australia juga berencana untuk menggunakan cara serupa ketika pertandingan berjalan bulan depan. 

Demi memastikan rekaman pendukungnya terdengar dengan baik, mereka sampai berkonsultasi dengan sejumlah pihak dari industri film dan efek suara.

4. Boneka Seks

Mungkin pilihan pengganti pendukung yang satu ini terbilang nyeleneh. Namun, langkah kontroversial inilah yang dilakukan FC Seoul menggantikan penontonnya dengan boneka seks. Hal itu pun langsung memantik reaksi keras dari publik Korsel.

Pihak klub pun langsung meminta maaf dan menjelaskan jika terjadi kesalahpahaman. Namun, pihak K-League terlanjur malu, sehingga memberikan denda sebesar 100 juta Won atau sekitar Rp1,1 miliar. Angka itu merupakan rekor denda terbesar yang pernah diberikan K-League.

Klub Liga Korea menggunakan boneka seks sebagai pengganti penonton di stadion (foto: ist)
Klub Liga Korea menggunakan boneka seks sebagai pengganti penonton di stadion (foto: ist)

5. Aplikasi Smartphone

Berbeda dari langkah K-League, liga bisbol Korsel memilih untuk menggunakan sebuah aplikasi untuk mengumpulkan rekaman suara dari pendukungnya, lewat sebuah aplikasi di telepon pintar.

Melalui smartphone masing-masing para pendukung cukup menekan tombol untuk memberikan efek suara tepuk tangan ke stadion. Dengan begitu, pendukung tetap bisa memberikan semangat, meski tak berada di stadion.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut