48 Negara Peserta Piala Dunia 2026 Diuntungkan! AS Ubah Aturan Pajak Setelah Tekanan FIFA
NEW YORK, iNews.id - FIFA dilaporkan berhasil mendorong pemerintah Amerika Serikat mengambil keputusan penting terkait aturan pajak menjelang Piala Dunia 2026. Kebijakan ini muncul hanya 43 hari sebelum turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut dimulai di Amerika Utara.
Negosiasi panjang antara FIFA dan Departemen Keuangan AS disebut hampir mencapai kesepakatan final. Isu utama yang dibahas adalah status pajak bagi negara-negara peserta selama turnamen berlangsung.
Sebelumnya, hanya 18 dari 48 negara peserta yang memiliki perjanjian pajak berganda atau Double Taxation Agreements (DTA) dengan Amerika Serikat. Kondisi itu membuat negara seperti Inggris dan Spanyol hanya dikenai pajak di negara asal, bukan di AS.
Namun, situasi berbeda dialami negara kecil seperti Curaçao dan Cape Verde yang berpotensi terkena pajak dari berbagai tingkatan, mulai federal hingga kota. Hal ini memunculkan kekhawatiran terkait beban finansial yang tidak merata antar peserta.
Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan Baru, Tutup Mulut Bisa Kena Kartu Merah
FIFA sendiri memiliki status bebas pajak di Amerika Serikat sejak 1994. Meski begitu, pengecualian tersebut tidak otomatis berlaku untuk seluruh federasi nasional yang akan berpartisipasi di turnamen.
Laporan terbaru dari The Guardian pada Rabu (29/4) menyebut FIFA hampir mencapai kesepakatan penting dengan Departemen Keuangan AS. Kesepakatan ini membuka peluang pembebasan pajak bagi seluruh 48 negara peserta.
Film The Longest Wait Ungkap Sisi Tersembunyi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Dalam laporan tersebut dijelaskan: “FIFA dipahami telah menerima jaminan bahwa asosiasi nasional dapat mengajukan pembebasan pajak berdasarkan bagian 501(c)(3) dari Internal Revenue Code Departemen Keuangan.”
Masih dalam laporan yang sama, proses tersebut tidak menjamin otomatis disetujui. Namun FIFA mendapat keyakinan kuat bahwa permohonan akan diterima jika prosedur diikuti dengan benar.
Timnas Futsal Indonesia Lawan Brasil dan Tur Spanyol, Target Piala Dunia 2028
The Guardian juga menambahkan: “Persyaratan utama pembebasan pajak berdasarkan bagian 501(c)(3) adalah organisasi tidak boleh menguntungkan individu atau pemegang saham pribadi serta tidak terlibat dalam aktivitas politik.”
Persyaratan tersebut dinilai sesuai dengan karakter federasi sepak bola nasional yang mengelola olahraga tanpa orientasi keuntungan pribadi.
FIFA Bikin Gebrakan di Piala Dunia 2026: Kartu Kuning Dihapus Usai Fase Grup!
Sementara itu, Kanada dan Meksiko sudah lebih dulu memberikan pembebasan pajak penuh kepada seluruh federasi yang akan bertanding di wilayah mereka selama turnamen berlangsung.
Di sisi lain, FIFA juga telah mengumumkan kenaikan hadiah turnamen sebesar 15 persen. Total hadiah kini mencapai sekitar 645 juta poundsterling.
Piala Dunia 2026 akan dimulai pada 11 Juni, dengan laga pembuka mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan. Turnamen ini menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara sekaligus.
Editor: Reynaldi Hermawan