3 Rekor Gila usi Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Selangkah Lagi Invincibles
LONDON, iNews.id - Arsenal akhirnya kembali ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1 dalam semifinal Liga Champions 2025/2026.
Gol tunggal Bukayo Saka pada leg kedua menjadi penentu kemenangan The Gunners usai bermain imbang 1-1 di pertemuan pertama. Hasil ini langsung mengakhiri penantian panjang klub London tersebut untuk kembali ke partai puncak kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa.
Kemenangan ini bukan sekadar tiket ke final. Arsenal membawa sederet fakta mencengangkan yang membuat perjalanan mereka musim ini layak disebut salah satu yang paling impresif dalam sejarah klub.
Arsenal kembali ke final Liga Champions untuk pertama kali sejak 2006. Dua dekade lalu, tim asuhan Arsene Wenger yang diperkuat Thierry Henry harus mengakui keunggulan Barcelona di laga puncak.
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid, Penentuan Final Liga Champions 2026
Kini, setelah 20 tahun berlalu, Arsenal kembali berdiri di ambang sejarah baru. Momentum ini memberi peluang besar bagi klub untuk menebus kegagalan masa lalu sekaligus mengukuhkan status mereka di panggung elite Eropa.
2. Selangkah Lagi Invincible Level Eropa
Jadwal Arsenal vs Atletico Madrid di Leg 2 Semifinal Liga Champions Dini Hari Nanti
Lebih mencengangkan lagi, perjalanan Arsenal musim ini berlangsung tanpa satu pun kekalahan. Pada fase grup, mereka menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan. Konsistensi tersebut berlanjut di fase gugur.
Di babak knockout, Viktor Gyokeres dan rekan-rekan selalu bermain imbang pada leg pertama sebelum memastikan kemenangan di leg kedua. Pola ini menunjukkan mentalitas kuat dan kemampuan beradaptasi di momen krusial.
Mikel Arteta Bawa Kabar Bagus Jelang Arsenal vs Atletico Madrid
Total, Arsenal telah menjalani 14 pertandingan di Liga Champions musim ini tanpa kekalahan. Catatan tersebut menjadi rekor tak terkalahkan terpanjang klub di kompetisi ini.
Menariknya, situasi ini mengingatkan pada musim 2005/2006. Saat itu Arsenal juga melangkah ke final tanpa kalah. Perbedaannya, kala itu mereka hanya membutuhkan 12 pertandingan, sementara musim ini mencapai 14 laga.
Man City Ditahan Everton, Guardiola: Pacuan Juara di Tangan Arsenal!
3. Magis Mikel Arteta dan Bukayo Saka
Di balik kesuksesan ini, peran Mikel Arteta sangat krusial. Pada usia 44 tahun 65 hari, dia menjadi pelatih termuda yang membawa Arsenal ke final kompetisi besar Eropa, meski masih kalah muda dibanding Terry Neill yang melakukannya pada 1980.
Sementara di lapangan, Bukayo Saka tampil luar biasa. Bermain di Emirates Stadium, dia terlibat langsung dalam 14 gol dari 14 pertandingan Liga Champions, dengan rincian sembilan gol dan lima assist.
Statistik tersebut menegaskan peran vital Saka sebagai motor serangan Arsenal. Ketajamannya menjadi pembeda di laga-laga penting dan alasan utama The Gunners bisa melaju sejauh ini.
Kini, Arsenal hanya tinggal selangkah lagi menuju trofi yang sudah lama mereka idamkan. Dengan performa konsisten, rekor tak terkalahkan, serta kontribusi pemain kunci, peluang mereka untuk menciptakan sejarah terasa semakin nyata.
Editor: Reynaldi Hermawan