Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Kekerasan Seksual Atlet, Erick Thohir Dukung Penuh
Advertisement . Scroll to see content

Viona Amalia Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Olahraga, Erick Thohir Beri Apresiasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:00:00 WIB
Viona Amalia Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Olahraga, Erick Thohir Beri Apresiasi
Erick Thohir mengapresiasi keberanian atlet kickboxing Viona Amalia Adinda Putri yang mengungkap dugaan kekerasan seksual di lingkungan olahraga. (foto: Kemenpora)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Viona Amalia Adinda Putri mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir setelah berani mengungkap dugaan kekerasan seksual di lingkungan olahraga. Keberanian atlet kickboxing nasional tersebut dinilai sebagai langkah penting untuk membersihkan dunia olahraga dari praktik kekerasan.

Erick Thohir menerima langsung Viona Amalia Adinda Putri di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (13/3). Pertemuan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap atlet yang berani menyuarakan persoalan serius di lingkungan olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Erick menilai langkah Viona mengungkap dugaan kekerasan seksual patut diapresiasi. Dia menyebut persoalan seperti ini tidak boleh dibiarkan dan harus dilawan bersama.

"Saya menerima saudari Viona, atlet kickboxing kita yang sangat berani mengungkap isu permasalahan yang harus kita lawan dan kita bersihkan secara tuntas," kata Erick Thohir dalam keterangannya.

Erick menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga akan berada di garis depan bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memastikan kasus serupa tidak terulang. Perlindungan terhadap atlet menjadi prioritas penting.

Erick Thohir Minta Pelaku Dihukum Berat

Erick juga menegaskan pelaku kekerasan seksual di lingkungan olahraga harus mendapat hukuman tegas. Dia bahkan menilai pelaku tidak pantas lagi terlibat dalam aktivitas olahraga sepanjang hidup.

"Kemenpora terdepan bersama seluruh stakeholder olahraga bahwa hal-hal seperti ini tidak boleh ada lagi. Pelakunya, mohon maaf kalau saya mengeluarkan kata-kata kasar, istilahnya jahanam, dan itu memang harus tidak ada lagi keaktifan di dunia olahraga seumur hidup," tegas Erick.

Dia juga menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan di Kepolisian. Penanganan secara hukum dinilai penting agar kasus serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

"Kalau itu menjadi wilayah yang menjadi domain institusi Kepolisian, tentu kita sangat dukung," ucap Erick.

Langkah tegas dari pemerintah diharapkan mampu menciptakan lingkungan olahraga yang aman bagi atlet. Perlindungan terhadap atlet menjadi fokus utama agar mereka dapat berlatih dan bertanding tanpa rasa takut.

"Olahraga kita harus bersih," pungkas Erick Thohir.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut