Vettel Belum Menyerah, Hamilton Tolak Sesumbar
AUSTIN – Pembalap Ferrari Sebastian Vettel menolak mengibarkan bendera putih dalam pacuan menuju podium utama Formula 1 (F1) musim ini. Saat ini, pria berpaspor Jerman itu masih bertengger di peringkat 2 dengan poin 247, tertinggal 59 angka dari pembalap Mercedes Lewis Hamilton yang menguasai singgasana sementara.
Di atas kertas, dengan empat race tersisa musim ini, Hamilton bisa memastikan titel keempatnya di ajang balapan jet darat itu jika dia mampu finis di dua besar pada Grand Prix (GP) Amerika Serikat (AS), Minggu (22/10/2017), sementara para pesaingnya mendapatkan hasil kurang memuaskan.
Merespons situasi itu, Vettel tetap enggan menyerah. Dia menilai segala kemungkinan masih bisa terjadi. “Di Inggris, mereka berkata ini belum selesai sampai wanita gemuk bernyanyi. Kami perlu membungkamnya selama beberapa waktu,” ucap Vettel di paddock GP AS, Kamis (19/10/2017), dikutip Reuters.
Sebenarnya Vettel memulai kampanye musim ini dengan sangat menjanjikan. Dia sempat memimpin klasemen Pembalap dari GP pembuka di Australia, Maret silam, sampai bulan lalu.
Namun, Hamilton mampu menyalipnya berkat kesuksesannya menjuarai dua dari tiga balapan terakhir di Asia. Orang Inggris itu sukses naik podium nomor 1 di Singapura dan Jepang.
Sementara Vettel malah kedodoran penampilannya. Dia bertabrakan dengan rekan setimnya, Kimi Raikkonen, di Singapura dan tersingkir pada lap pembukaan, kemudian mengalami kegagalan mesin saat kualifikasi di Malaysia yang membuat dia harus memulai lomba dari posisi terakhir di grid.
Beruntung saat itu Vettel mampu berjuang untuk finis di peringkat keempat. Namun di Jepang dia harus menepi karena permasalahan pada busi mobil. “Kami masih berada di sini (persaingan), peluang-peluang kami lebih kecil daripada yang mereka miliki beberapa balapan silam. Masih ada peluang. Kami akan mengupayakannya,” tutur juara dunia empat kali tersebut.
“Kami perlu tetap fokus. Kami memiliki mobil yang hebat. Kami memiliki paket untuk memenangi beberapa balapan terakhir. Sebagaimana yang telah terjadi, kami tidak melakukannya. Namun itu tidak berarti kami tidak memiliki peluang untuk memenangi balapan-balapan selanjutnya,” tegasnya.
Pernyataan Vettel diamini Hamilton. Meski ada di pole position dalam perburuan gelar musim ini, dia menilai spekulasi tentang kemungkinan dirinya meraih kampiun di Austin, Texas, seperti yang dilakukannya dua tahun silam, merupakan hal yang dibesar-besarkan.
“Saya pikir pembicaraan mengenai memenangi kejuaraan pada akhir pekan ini benar-benar konyol. Anda tidak dapat berharap mereka kembali menjalani akhir pekan yang sulit,” ujar Hamilton
“Mereka akan cepat. Mereka memiliki peluang untuk menang. Kejuaraan, sepanjang masih berlangsung dalam empat balapan selanjutnya, itulah fokus saya. Sejujurnya saya tidak terlalu peduli apakah ini merupakan balapan terakhir, selama ini dapat diselesaikan,” sambungnya.
Pembalap yang empat kali menang di Austin pada lima tahun terakhir itu tak mau takabur. Dia tetap memperhitungkan kebangkitan para rivalnya, khususnya Vettel, dalam empat balapan tersisa.
“Benar mereka memiliki beberapa kendala, namun saya mengantisipasi mereka akan sangat kuat pada akhir pekan ini dan untuk empat balapan terakhir. Itulah mengapa tidak ada yang berubah bagi saya,” pungkasnya.
Editor: Super Admin