Veda Ega Petik Pelajaran Berharga usai Menggila di Moto3 Ceko 2026
BRNO, iNews.id – Veda Ega Pratama menegaskan pentingnya konsistensi setelah menutup Moto3 Ceko 2026 dengan hasil solid di lima besar. Sebuah capaian yang sekaligus membuka ruang evaluasi menuju seri-seri berikutnya.
Pembalap Veda Ega Pratama menuntaskan balapan Moto3 di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Minggu (21/6/2026), dengan finis di posisi kelima. Hasil itu diraih pembalap Honda Team Asia saat usianya baru menginjak 17 tahun.
Catatan tersebut sebenarnya menyimpan potensi hasil lebih tinggi. Sepanjang balapan, Veda sempat berada di posisi keempat sebelum terlibat duel ketat pada lap-lap akhir yang membuat posisinya sempat turun ke peringkat keenam, lalu kembali naik ke urutan kelima saat finis.
Evaluasi utama Veda mengarah pada kemampuan menjaga performa di momen krusial. Menurutnya, konsistensi menjadi pembeda di level persaingan Moto3 yang sangat rapat hingga garis finis.
“Untuk lap terakhir, saya masih perlu banyak meningkatkan diri. Banyak pembalap memiliki pengalaman lebih banyak daripada saya,” kata Veda Ega dalam keterangannya.
“Demi lebih memahami cara mengelola momen-momen penentuan di akhir balapan,” tambahnya.
Pembalap asal Indonesia tersebut menilai seri Republik Ceko memberi pelajaran penting. Dia menyebut setiap balapan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan ketenangan, pengambilan keputusan, serta manajemen balapan di fase akhir.
Veda memastikan hasil di Brno akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh. Fokus utama diarahkan pada peningkatan konsistensi ritme balap agar bisa bersaing lebih stabil di grup depan pada seri selanjutnya.
“Saya akan belajar dari balapan ini dan terus bekerja untuk seri berikutnya. Ini adalah pengalaman yang sangat penting bagi saya,” ujarnya.
Hingga Moto3 Republik Ceko berakhir, Veda Ega menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 82 poin. Dia terpaut 104 poin dari pimpinan klasemen Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team.
Dengan usia muda dan konsistensi hasil di papan atas, Veda terus menunjukkan progres signifikan. Seri-seri berikutnya akan menjadi ujian lanjutan untuk menjaga momentum dan memperkecil jarak di klasemen Moto3.
Editor: Reynaldi Hermawan