Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026, Bangkit Dramatis Lawan Wakil Thailand
Advertisement . Scroll to see content

Unggul Head to Head, Sabar/Reza Enggan Remehkan Ganda China di 16 Besar Indonesia Open 2026

Kamis, 04 Juni 2026 - 12:00:00 WIB
Unggul Head to Head, Sabar/Reza Enggan Remehkan Ganda China di 16 Besar Indonesia Open 2026
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tetap waspada menghadapi Huang Di/Liu Yang di 16 besar Indonesia Open 2026 meski unggul rekor pertemuan. (FOTO: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menegaskan kewaspadaan penuh jelang babak 16 besar Indonesia Open 2026 meski memiliki rekor pertemuan sempurna atas calon lawan dari China.

Pasangan ganda putra Indonesia itu melaju ke 16 besar usai menaklukkan wakil Amerika Serikat Chen Zhi Yu/Presley Smith lewat pertarungan tiga gim 21-19, 13-21, dan 23-21 di Istora Senayan, Rabu (3/6/2026) malam.

Kemenangan dramatis tersebut menjaga asa Indonesia Open 2026 tetap menyala bagi tuan rumah. Namun, tantangan berat langsung menanti di fase berikutnya.

Rekor Sempurna Bukan Jaminan

Di babak 16 besar, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bakal berhadapan dengan ganda China Huang Di/Liu Yang. Pertemuan ini bukan yang pertama bagi kedua pasangan.

Sabar/Reza mencatat rekor impresif atas duet tersebut dengan tiga kemenangan beruntun tanpa balas di All England, Thailand Open, dan Denmark Open 2025. Statistik itu memberi modal kepercayaan diri, namun tidak membuat lengah.

Reza menilai gaya bermain lawan tetap berbahaya. Kecepatan dan stamina menjadi kekuatan utama yang perlu diantisipasi sejak awal pertandingan.

“Kita udah pernah ketemu ya di tahun lalu. Jadi kurang lebih kita juga udah tahu apa namanya dari segi permainan mereka,” kata Reza kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Istora Senayan, Rabu (3/6/2026).

“Dia (Huang/Liu) juga anak muda yang masih apa namanya tenaganya dan speed-nya masih kencang-kencang. Dan kita juga harus persiapin sih antisipasi karena dia tenaganya juga cepat juga, jadi kita harus antisipasi ke situ sih,” sambungnya.

Sabar/Reza kini menjadi satu dari dua wakil ganda putra Indonesia yang tersisa di turnamen ini. Satu pasangan lain yang masih bertahan adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Sementara itu, empat ganda putra Indonesia lainnya harus angkat koper lebih cepat di babak 32 besar, yakni Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Sabar menilai situasi tersebut tidak menambah tekanan. Dia memilih menjadikan dukungan publik sebagai pemicu semangat untuk tampil maksimal di kandang sendiri.

“Semuanya juga pastinya pengen-pengen menang, pengen memberikan yang terbaik apalagi di tuan rumah,” tutur Sabar.

“Cuma ya kita juga enggak mau itu menjadikan suatu beban untuk kita. Itu menjadikan suatu motivasi yang mudah-mudahan apa yang kita usahakan di lapangan mudah-mudahan bisa memberikan hasil yang baik dan bisa menjadi obat untuk badminton lovers Indonesia sih,” tandasnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut