Tyson Fury: Pukulan Saya Lebih Keras dari Anthony Joshua
LONDON, iNews.id – Petinju asal Inggris Tyson Fury menilai pukulannya lebih keras ketimbang calon lawannya, Anthony Joshua. Apalagi Fury merasa lebih berpengalaman ketimbang Joshua.
Fury dan Joshua telah sepakat bertarung pada musim panas 2021. Fury pun memulai perang psikologi, dengan mengklaim pukulannya lebih kuat.
“Sepertinya saya memiliki pukulan yang lebih keras ketimbang dia. Ada beberapa orang yang pernah sparring dengan kami berdua. Mereka bisa memastikan pukulan saya,” kata Fury dikutip dari Sky Sports, Sabtu (13/6/2020).
Petinju berusia 31 tahun itu merasa pengalaman yang dimiliki masing-masing menjadi faktor utama. Pasalnya, dia memang lebih dulu menjadi petinju profesional, ketimbang Joshua.
“Saya sudah menjadi profesional ketika berusia 19 tahun. Joshua baru menjadi profesional di usia 20-an, saya sudah mulai belajar sejak masih kecil,” ujarnya.
Fury mengakui kemampuannya di atas ring juga bakal menentukan. Namun, dia optimistis bisa mempertahankan rekor tanpa kekalahannya.
Dia berhasil menorehkan 30 kemenangan dan sedang memegang sabuk juara WBC. Sabuk tersebut didapatnya usai mengalahkan Deontay Wilder, 22 Februari 2020 lalu.
“Bukan pukulan siapa yang terkuat, tetapi kemampuan. Saya masih belum pernah kalah selama 12 tahun berkarier. Saya kekuatan yang harus diakui,” tutur Fury.
Di sisi lain, Joshua memiliki sabuk versi WBA, IBF, WBO, dan IBO. Dia berjaya usai mengalahkan Andy Ruiz Jr, 7 Desember tahun lalu.
Sebelum bentrok Joshua, Fury akan lebih dulu menghadapi Dillian Whyte dan duel jilid tiga melawan Wilder. Sedangkan Joshua wajib memenuhi tantangan Kubrat Pulev.
Editor: Abdul Haris