Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Drawing German Open 2026: Lanny/Apriyani Tunggu Q4, Tiwi/Fadia Dapat Lawan Denmark
Advertisement . Scroll to see content

Tiwi/Fadia Kejar Ranking Dunia, Janji Habis-habisan di German Open 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:00:00 WIB
Tiwi/Fadia Kejar Ranking Dunia, Janji Habis-habisan di German Open 2026
Tiwi/Fadia kejar lonjakan ranking dunia di German Open 2026 usai lolos 16 besar dan siap hadapi unggulan kedua asal Taiwan.. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

BIRMINGHAM, iNews.id - Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti membidik lonjakan ranking dunia lewat German Open 2026 dan siap tampil habis-habisan demi mendulang poin besar.

Ganda putri yang akrab disapa Tiwi/Fadia itu menjadi satu dari dua wakil Indonesia di ajang German Open 2026. Satu pasangan lainnya adalah Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari. Indonesia hanya mengirim dua wakil ganda putri ke turnamen tersebut.

Langkah Tiwi/Fadia sudah menembus babak 16 besar setelah menaklukkan pasangan Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor 21-8 dan 21-14 pada Selasa (24/2/2026). Kemenangan dua gim langsung itu membuka peluang besar untuk menambah pundi-pundi poin ranking.

Sementara itu, Apriyani/Lanny baru akan memulai perjuangan di babak 32 besar dengan menghadapi wakil Uni Emirat Arab, Myshaa Omer Khan/Taabia Khan, pada Rabu (25/2/2026).

Target Poin dan Ujian Unggulan Kedua

Meski sudah mengamankan tiket 16 besar, Tiwi dan Fadia belum merasa puas. Saat ini mereka berada di peringkat 90 dunia dengan koleksi 16.307 poin. Tambahan 2.750 poin sudah dikunci berkat kelolosan ke babak 16 besar. Jika mampu merebut gelar juara, mereka berpotensi mengantongi 7.000 poin.

Target memperbaiki ranking menjadi fokus utama, terlebih keduanya baru dipasangkan sejak Desember 2025. Mereka masih membangun chemistry sekaligus konsistensi performa di level internasional.

Fadia mengakui suasana pertandingan kali ini terasa berbeda.

“Secara keseluruhan, feel pertandingan kali ini juga cukup berbeda karena jumlah pemain Indonesia yang bertanding tidak sebanyak biasanya, jadi suasananya tidak terlalu ramai,” kata Fadia dikutip dari rilis resmi PBSI, Rabu (25/2/2026).

Dia menegaskan fokus mereka tertuju pada perolehan poin ranking.

“Tapi kami tetap berusaha fokus, apalagi saat ini kami juga sedang mengejar poin ranking. Jadi kami ingin memberikan yang terbaik di setiap kesempatan,” sambungnya.

Di babak 16 besar, Tiwi/Fadia langsung dihadapkan pada ujian berat melawan unggulan kedua asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Laga ini menjadi penentu langkah mereka untuk terus melaju.

Tiwi mengaku sudah memiliki gambaran kekuatan lawan.

“Setelah ini kami akan menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Saya pernah bertemu dengan pasangan tersebut sebelumnya, tetapi dengan partner yang berbeda,” kata Tiwi.

Dia memastikan persiapan dilakukan secara detail.

“Jadi kami akan melakukan evaluasi bersama, berdiskusi dengan pelatih, serta menonton analisis video untuk mempersiapkan strategi yang terbaik menghadapi pertandingan babak 16 besar besok,” pungkasnya.

German Open 2026 menjadi momentum penting bagi Tiwi/Fadia untuk memperbaiki posisi di ranking dunia. Tambahan poin besar akan sangat menentukan perjalanan mereka di turnamen berikutnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut