Terungkap, Ini Senjata Mematikan Anthony Ginting yang Bikin Lin Dan Mati Kutu
JAKARTA, iNews.id - Senjata mematikan Anthony Ginting yang bikin Lin Dan mati kutu terungkap. Tunggal putra Indonesia itu punya kecepatan yang bikin lawan kewalahan.
Nama Anthony Ginting tengah jadi sorotan Badminton Lovers. Pebulu tangkis jebolan SGS Bandung itu berhasil juara Badminton Asia Championships 2023.

Dia mengalahkan jagoan Singapura Loh Kean Yew di partai final. Hebatnya dia menang dua gim langsung hanya dalam waktu 28 menit saja.
Jadwal Sepak Bola Putra SEA Games 2023 Hari Ini: Myanmar Vs Timor Leste, Filipina Lawan Kamboja
Loh Kean Yew mengakui ketangguhan Ginting usai laga. Dia mengatakan pebulu tangkis kelahiran Cimahi itu bermain tanpa celah dalam laga tersebut.
"Secara keseluruhan, ini minggu yang bagus, tapi saya kecewa dengan permainan saya sendiri sementara Ginting memainkan permainan yang sangat bagus," kata Loh Kean Yew dikutip dari Straits Times.
Dibikin Mati Kutu, Loh Kean Yew Kecewa Berat dan Akui Ketangguhan Ginting
Sebelum Loh Kean Yew, Ginting pernah membuat pebulu tangkis legendaris China Lin Dan mati kutu. Momen itu terjadi di babak pertama China Open 2018.
Anthony Ginting Bongkar Cara Jenius Bikin Loh Kean Yew Tak Berkutik di Final Badminton Asia Championships 2023
Ginting menumbangkan Lin Dan di depan pendukungnya sendiri. Dia menang rubber gim 22-24, 21-5 dan 21-19.
"Anthony Ginting pemain yang sangat cepat. Pada saat saya bisa membalikkan keadaan 19-18 pada gim ketiga, responsnya sangat cepat di depan net," kata Lin Dan, dilansir situs PBSI.
6 Fakta Anthony Ginting Juara Badminton Asia Championships 2023, Ikuti Jejak Taufik Hidayat

"Pelatih saya memberikan arahan agar saya kembali mengarahkan shuttlecock ke atas, ini juga langsung diselesaikan dengan cepat oleh Ginting dengan smes. Di saat genting, dia bisa tampil lebih stabil," ujarnya.
Dikutip dari Tournamentsoftware, Ginting dan Lin Dan sudah lima kali bertemu di berbagai ajang. Dia memenangkan dua di antaranya dan Super Dan menang tiga kali.
Editor: Reynaldi Hermawan