Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ana/Trias ke Final Australian Open 2026, Misi Pertahankan Gelar Makin Membara
Advertisement . Scroll to see content

Tersingkir dari Singapore Open 2026, Tiwi/Fadia Akui Kalah Adu Cepat

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:25:00 WIB
Tersingkir dari Singapore Open 2026, Tiwi/Fadia Akui Kalah Adu Cepat
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tersingkir dari Singapore Open 2026. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

KALLANG, iNews.id – Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengungkap penyebab kekalahan mereka usai tersingkir di babak 32 besar Singapore Open 2026. Pasangan ganda putri Indonesia itu mengaku kesulitan menghadapi permainan cepat wakil China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

Bertanding di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, Selasa (26/5/2026), Tiwi/Fadia kalah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 15-21 dari unggulan pertama asal China tersebut.

Sejak awal pertandingan, duel berjalan dalam tempo tinggi. Tiwi/Fadia mencoba mengimbangi permainan agresif Liu/Tan yang terus menekan lewat pola serangan cepat.

Siti Fadia Silva Ramadhanti mengatakan kondisi shuttlecock di lapangan membuat pertandingan berlangsung lebih cepat dari biasanya. Situasi itu membuat kedua pasangan sama-sama enggan bermain bertahan.

“Dari situasi di lapangan hari ini, laju shuttlecocknya kencang jadi kami mau tidak mau harus adu cepat dari awal. Sama-sama tidak mau main defense jadi dari awal sampai terakhir terus berusaha untuk selalu menurunkan bola,” ujar Fadia, dikutip dari rilis PBSI.

Fadia menyebut mereka sebenarnya sudah berusaha cepat beradaptasi dengan kondisi pertandingan. Namun, pasangan China mampu tampil lebih stabil sepanjang laga.

“Kami juga secepat mungkin beradaptasi dengan situasi,” katanya.


Liu/Tan Punya Pola Main Mirip Ganda Putra

Selain faktor kondisi lapangan, Tiwi/Fadia juga mengakui kualitas permainan Liu Sheng Shu/Tan Ning memang berbeda dibanding ganda putri China lainnya.

Menurut Fadia, kekuatan utama pasangan unggulan pertama tersebut ada pada pola permainan yang sangat agresif dan cepat layaknya sektor ganda putra.

“Kekuatan Liu/Tan selain mereka memang sudah sangat padu adalah gaya dan pola main mereka yang mirip ganda putra. Mereka yang paling berbeda dari ganda China lainnya,” tutur Fadia.

Sementara itu, Amallia Cahaya Pratiwi mengatakan mereka sebenarnya sudah mempelajari pola permainan Liu/Tan sebelum pertandingan dimulai. Evaluasi dari pertemuan sebelumnya juga sudah coba diterapkan di lapangan.

“Kami sudah evaluasi pertemuan sebelumnya dengan mereka dan coba diterapkan di pertandingan tadi. Kami sudah lebih tahu pola mereka seperti apa tapi tadi belum berhasil untuk dapat hasil yang bagus,” ujar Tiwi.

Kekalahan tersebut membuat langkah Tiwi/Fadia harus terhenti lebih cepat di Singapore Open 2026. Meski begitu, pasangan Indonesia itu tidak ingin larut dalam hasil buruk tersebut.

Tiwi memastikan fokus mereka kini langsung diarahkan ke turnamen Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung pekan depan. Persiapan teknis menjadi perhatian utama agar tampil lebih baik.

“Setelah ini fokus kami ke Indonesia Open minggu depan, pastinya persiapannya dimatangkan lagi terutama dari teknik permainan,” kata Tiwi.

Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi Tiwi/Fadia sebelum tampil di hadapan publik sendiri pada Indonesia Open 2026 nanti.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut