Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PBSI Tarik 3 Wakil Tanah Air dari Japan dan China Open 2025, Alasannya Mengejutkan
Advertisement . Scroll to see content

Taufik Hidayat Beri Peringatan Keras untuk Pebulu Tangkis Indonesia

Sabtu, 28 Juni 2025 - 14:10:00 WIB
Taufik Hidayat Beri Peringatan Keras untuk Pebulu Tangkis Indonesia
Legenda bulu tangkis Tanah Air, Taufik Hidayat, menyampaikan pesan keras namun membangun kepada para atlet Indonesia.(Foto: IMG/Cikal Bintang)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Legenda bulu tangkis Tanah Air, Taufik Hidayat, menyampaikan pesan keras namun membangun kepada para atlet Indonesia. Ia menegaskan bahwa gelar juara jauh lebih penting ketimbang sekadar peringkat dunia.

Dalam pernyataannya, Taufik menyebut banyak atlet terlalu fokus mengejar ranking, padahal yang paling dibutuhkan adalah pencapaian nyata di turnamen.

"Menurut saya, ranking itu mengikuti kalau atlet bagus di pertandingan. Kita harus ubah pola pikir atlet karena tidak ada juara (berdasarkan) ranking. Yang dibutuhkan masyarakat itu juara satu (di turnamen). Udah itu saja," tegas Taufik di Jakarta, dikutip Sabtu (28/6/2025).

Menurut peraih emas Olimpiade Athena 2004 itu, prestasi adalah kunci utama yang akan membuka berbagai peluang lainnya dalam karier seorang atlet.

"Untuk atlet, prestasi dulu baru yang lain mengikuti seperti sponsor, hadiah, dan apapun juga pasti mengikuti," lanjutnya.

PBSI Tak Segan Evaluasi Atlet: “Kalau Tidak Bisa, Ya Sudah”

Taufik juga membeberkan bahwa pada 26 Juni 2025, telah dilakukan evaluasi internal di tubuh PBSI. Salah satu topik utama yang dibahas adalah promosi dan degradasi pemain—sebuah langkah tegas untuk mendorong performa maksimal dari setiap atlet.

"Kami tidak segan untuk evaluasi. Kalau tidak bisa lama-lama dosa juga kami, menahan mereka di situ lama-lama juga buat apa?", ujarnya lantang.

Prestasi Indonesia Meredup, Baru Dua Gelar Diraih

Realita yang dihadapi saat ini memang cukup memprihatinkan. Prestasi bulu tangkis Indonesia sepanjang BWF World Tour 2025 terbilang menurun. Hingga pertengahan tahun, skuad Merah Putih baru mengoleksi dua gelar juara, dan semuanya datang dari turnamen level Super 300.

Gelar pertama diraih pasangan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri) di Thailand Masters. Gelar kedua diperoleh oleh Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathanael Pasaribu (ganda campuran) di Taipei Open 2025.
 
Apakah pesan tajam Taufik Hidayat akan membangkitkan semangat para atlet pelatnas untuk kembali berbicara banyak di pentas dunia? Hanya prestasi yang bisa menjawab.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut