Target Besar Kiromal Katibin di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022: Bikin Rekor Dunia di Indonesia
JAKARTA, iNews.id- Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Panjat Tebing untuk pertama kalinya. Untuk itu, jagoan Indonesia Kiromal Katibin diharapkan bisa mengukir sejarah.
Indonesia bakal jadi tuan rumah salah satu seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022. Ajang itu akan berlangsung pada 24-26 September 2022 di Lot 16-17 SCBD Park, Sudirman Jakarta.
Kiromal menjadi salah satu atlet yang ditargetkan meraih medali emas untuk kategori speed di ajang ini. Selain dia, ada juga nama Veddriq Leonardo yang saat ini berada di peringkat kedua di bawah Kiromal.
Terlepas dari target tersebut, Kiromal memiliki mimpi besar dengan terselenggaranya Kejuaraan Dunia di negaranya sendiri ini. Yakni menyalip rekor waktu tercepatnya di bawah lima detik.
Sirkuit Nasional Panjat Tebing 2022, Ajang Pencarian Calon Atlet
“Seperti diketahui, atlet-atlet Indonesia sudah berada di level elit dunia. Misalnya ada nama-nama seperti Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin sebagai pemegang rekor dunia tercepat putra di kategori speed saat ini,” ungkap Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (10/9/2022).
Bangga! Atlet Panjat Tebing Asal Pontianak Sabet Medali Emas di The World Game 2022
“Katibin memegang rekor dengan 5,00 (detik). Harapan kita dia bisa lebih cepat lagi minimal mempertahankan ya. Itu juga sudah jadi mimpi Katibin sudah disampaikan coachnya sendiri, untuk memecahkan rekornya sendiri di bawah lima. Apalagi di tanah airnya sendiri akan sangat spesial,” lanjut Yenny Wahid.
Kiromal dan Veddriq adalah dua dari 42 atlet Indonesia yang bakal tampil di Kejuaraan Dunia seri Jakarta 2022 ini. Rinciannya sebanyak 22 atlet putra dan 12 atlet putri yang bakal terbagi dalam dua kategori yakni nomor speed dan lead.
Hasil The World Games 2022: Veddriq Leonardo Raih Emas dari Cabor Panjat Tebing
Dari total itu juga, FPTI memiliki 10 nama yang terdiri dari 7 putra dan 3 putri yang berpotensi mendapatkan medali. Mereka akan bersaing dengan 197 atlet yang berasal dari 27 negara peserta.
Editor: Ibnu Hariyanto