LOSAIL, iNews.id - Pembalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez mengaku sudah tidak lagi latihan dengan motokros. Dia kapok karena latihan dengan cara tersebut membuatnya cedera musim lalu.
Latihan menggunakan motokros sudah menjadi hal umum bagi para pembalap MotoGP. Hal itu dikarenakan motokros dapat membantu melatih refleks di atas motor.
Timnas Qatar, Satu-satunya Tuan Rumah Piala Dunia yang Kalah di Laga Pembuka!
Hanya saja, sudah cukup sering pembalap MotoGP mengalami cedera akibat latihan motokros. Termasuk salah satunya Marquez yang mengalami cedera selama dua musim terakhir.
Seperti yang diketahui, Marquez memang mengalami cedera diplopia atau penglihatan ganda. Hal itu menghalanginya mengikuti dua seri terakhir MotoGP 2021 lalu.
Jelang MotoGP Indonesia, Fans Marc Marquez Booking Satu Tribune Sirkuit Mandalika
Marquez mengaku tak menduga mendapat cedera tersebut. Dia pun menyadari jika cedera bisa datang kapan saja dan mulai membatasi menu latihan yang dijalani saat mempersiapkan diri.
“Memang benar, cedera datang di saat yang tak terduga. Sama seperti pada Oktober lalu ketika menderita diplopia. Tetapi, saya sekarang sudah lebih baik,” kata Marquez dikutip Speedweek, Kamis (3/3/2022).
Eks Pembalap Ducati Ini Prediksi Marc Marquez Bangkit di MotoGP 2022, Ini Analisisnya
Salah satu langkah yang diambil untuk mencegah cedera adalah tak lagi berlatih motokros. Selanjutnya, dia akan lebih sering berlatih menggunakan gokart atau motor superbike. Namun, dia tak menyangkal jika cedera bisa datang kapan saja.
“Saya memutuskan untuk berhenti latihan dengan motokros, karena lompatannya berbahaya. Ketika mencederai diri, ketika itu hanya tersisa dua balapan. Saya juga pernah mengalami cedera saat GP Republik Ceko. Padahal tikungannya tidak cepat,” ujarnya.
Marc Marquez Bicara soal Saingan Terberat di MotoGP 2022, Siapa Dia?
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya