Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lolos ke Perempat Final, Ana/Trias Langsung Bidik Juara Australian Open 2026
Advertisement . Scroll to see content

Taklukkan Nafsu Sendiri, Alwi Farhan Tembus Perempat Final Australian Open 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:54:00 WIB
Taklukkan Nafsu Sendiri, Alwi Farhan Tembus Perempat Final Australian Open 2026
Alwi Farhan menembus perempat final Australian Open 2026. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id –Alwi Farhan menaklukkan nafsu sendiri saat mengalahkan Minoru Koga pada babak 16 besar Australian Open 2026. Unggulan ketiga itu menang rubber game 20-22, 21-16, 21-9 di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Kamis (11/6/2026).

Kemenangan itu tidak datang dengan mudah bagi Alwi. Dia harus kehilangan gim pertama lebih dulu sebelum bangkit dan menguasai dua gim berikutnya.

Minoru Koga memberi perlawanan ketat sejak awal pertandingan. Wakil Jepang itu membuat Alwi beberapa kali frustrasi karena mampu mengembalikan bola dalam posisi sulit.

Alwi mengakui postur Koga tidak terlalu tinggi. Namun, kondisi itu justru membuat lawannya bermain liat dan sulit dimatikan.

Situasi tersebut sempat memancing Alwi untuk terburu-buru mencari poin. Namun, dia perlahan mampu membaca kondisi dan mengontrol emosinya di lapangan.


Alwi Farhan Belajar Mengendalikan Nafsu

Alwi bersyukur bisa melewati laga berat tersebut. Dia merasa mampu mengatasi berbagai problem yang muncul di lapangan meski sempat kehilangan gim pertama.

"Alhamdulillah bisa mengatasi semua problem yang ada di lapangan, memang nggak gampang tadi, lawan posturnya memang kecil tapi nggak mati-mati, justru itu membuat nafsu. Dengan berjalannya waktu, makin lama, makin sadar, makin bisa mengontrol kondisi jadi tadi belajar untuk mengatasi nafsunya, jadi nggak buru-buru mau mendapat poin."

Komentar itu menjadi gambaran jelas duel Alwi melawan Koga. Dia tidak hanya melawan kualitas lawan, tetapi juga harus meredam dorongan untuk menuntaskan reli terlalu cepat.

Pada gim pertama, Alwi kalah tipis 20-22. Kekalahan itu menjadi alarm penting untuk memperbaiki pola permainan dan kesabaran.

Dia kemudian bangkit pada gim kedua. Alwi mulai lebih tenang, menjaga tempo, dan menutup gim tersebut dengan skor 21-16.

Momentum semakin berpihak kepada Alwi pada gim penentuan. Dia tampil jauh lebih dominan dan mengakhiri perlawanan Koga dengan skor telak 21-9.

Alwi juga menilai Koga punya keunikan dalam permainan. Menurutnya, lawan bisa memaksimalkan kondisi fisik dan menghasilkan pola permainan berbeda.

"Memang beberapa kali, bola-bola banyak unlucky ball juga dari dia. Walau sudah jatuh-jatuh posisinya susah, dia juga masih bisa dapat. Itu mungkin kelebihannya dia, unik juga sih karena memang posturnya tidak terlalu tinggi tapi dia bisa memaksimalkan apa yang dia punya, which is itu something bagus untuk tunggal putra, karena ada pola-pola permainan yang berbeda-beda."


Siap Tempur di Perempat Final 

Kemenangan ini membawa Alwi ke perempat final Australian Open 2026. Namun, dia tidak ingin terlalu larut dalam hasil tersebut karena perjalanan turnamen masih panjang.

"Perjalanan masih sangat panjang, jadi saya fokus untuk perempatfinal. Besok siap tempur, siap tarung, karena nggak ada pertandingan yang mudah. Semoga Tuhan bantu saya karena ini sudah rentetan minggu ketiga, pasti nggak mudah untuk saya terutama dari sisi mental pikirannya dan fisiknya."

Pernyataan itu menunjukkan tantangan besar yang sedang dihadapi Alwi. Dia bukan hanya harus menjaga performa di lapangan, tetapi juga kondisi mental dan fisik setelah menjalani rentetan turnamen selama tiga pekan.

Alwi sadar tidak ada pertandingan mudah di fase perempat final. Karena itu, dia memilih fokus pada pemulihan dan kesiapan untuk laga berikutnya.

Keyakinan tetap menjadi modal penting bagi Alwi. Dia percaya jalan terbaik masih terbuka untuknya di Australian Open 2026.

"Nothing impossible. Saya yakin Tuhan memberikan jalan saya yang paling baik di Australian Open."

Kemenangan atas Koga memperlihatkan karakter kuat Alwi. Dia mampu bangkit setelah tertinggal, mengendalikan emosi, lalu menutup pertandingan dengan dominan.

Hasil ini juga menjaga asa tunggal putra Indonesia di Australian Open 2026. Alwi kini menatap perempat final dengan bekal penting: kesabaran, kontrol permainan, dan mental siap tempur.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut